Obesitas dan gangguan postur seperti forward head posture (FHP) semakin meningkat seiring dengan berkembangnya penggunaan perangkat digital dan gaya hidup sedentari, dengan sekitar 50% populasi dewasa global diprediksi memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi pada 2030 dan prevalensi FHP mencapai 63-87% pada mahasiswa. Peningkatan IMT dapat memengaruhi biomekanik tubuh dan menurunkan craniovertebral angle (CVA) yang berpotensi memperburuk FHP, meskipun hasil penelitian sebelumnya masih bervariasi. Hingga kini belum ada data lokal pada mahasiswa FK Universitas Lampung, sehingga penelitian ini penting untuk mengisi celah tersebut dan mendukung pencegahan gangguan postural. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Craniovertebral Angle pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 93 mahasiswa yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. IMT diukur menggunakan timbangan digital dan microtoise, sementara CVA dinilai melalui foto lateral dengan analisis Physiomaster. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan penelitian telah mendapat persetujuan etik. Hasil penelitian menunjukkan median IMT sebesar 23,61 dan median CVA sebesar 53° dengan rentang nilai yang mencerminkan variasi nilai IMT dan derajat FHP dalam populasi. Uji Spearman menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara IMT dan CVA (r = –0,550; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi IMT, semakin kecil sudut CVA dan semakin besar kecenderungan mengalami FHP.
Copyrights © 2025