Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap stres kerja tenaga kesehatan di Puskesmas Malinau Kota, dengan work‑life balance sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan 104 tenaga kesehatan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja. Selain itu, beban kerja dan lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap work‑life balance, yang selanjutnya memediasi hubungan keduanya dengan stres kerja. Temuan ini menegaskan bahwa work‑life balance berperan sebagai mekanisme protektif yang membantu mengurangi tekanan psikologis meskipun tuntutan pekerjaan tinggi atau lingkungan kerja kurang mendukung. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan pengaturan beban kerja yang proporsional, perbaikan fasilitas dan iklim kerja, serta program yang mendukung keseimbangan kerja-pribadi. Intervensi ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan primer di wilayah terpencil
Copyrights © 2026