Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan akhlak peserta didik di Madrasah Aliyah Swasta Islamiyah Tamiang yang meliputiperencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan akhlak dalam pendidikan serta perlunya pengelolaan yang baik di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, guru BK, guru pembina keagamaan, guru Akidah Akhlak, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak di madrasah sudah berjalan dengan baik melalui kegiatan keagamaan seperti mushafahah, shalat berjamaah, kultum, dan tilawah Al-Qur’an. Namun, dalam aspek manajemen seperti perencanaan dan evaluasi masih perlu ditingkatkan agar lebih terstruktur. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen agar pembinaan akhlak peserta didik dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan akhlak peserta didik di Madrasah Aliyah Swasta Islamiyah Tamiang yang meliputiperencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan akhlak dalam pendidikan serta perlunya pengelolaan yang baik di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, guru BK, guru pembina keagamaan, guru Akidah Akhlak, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak di madrasah sudah berjalan dengan baik melalui kegiatan keagamaan seperti mushafahah, shalat berjamaah, kultum, dan tilawah Al-Qur’an. Namun, dalam aspek manajemen seperti perencanaan dan evaluasi masih perlu ditingkatkan agar lebih terstruktur. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen agar pembinaan akhlak peserta didik dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026