Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Surabaya dalam kerangka desentralisasi fiskal. Penelitian ini penting mengingat Surabaya memiliki kapasitas fiskal yang relatif tinggi, namun tetap menerima transfer fiskal dari pemerintah pusat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data time series periode 2022–2025 serta analisis regresi linear sederhana. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAU berpengaruh positif terhadap IPM dengan koefisien regresi sebesar 0,0000041, meskipun pengaruhnya relatif kecil. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan IPM tidak hanya dipengaruhi oleh DAU, tetapi juga oleh faktor lain seperti Pendapatan Asli Daerah (PAD). Secara deskriptif, DAU dan IPM di Surabaya sama-sama mengalami peningkatan selama periode penelitian. Temuan ini mendukung teori desentralisasi fiskal dan intergovernmental transfer, serta menunjukkan bahwa DAU berperan sebagai faktor pelengkap dalam pembangunan manusia. Oleh karena itu, pengelolaan DAU yang efektif perlu disinergikan dengan sumber pendapatan daerah lainnya.
Copyrights © 2026