Penelitian terapan ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi simulasi komunikasi Bahasa Inggris berbasis Social Cognitive Career Theory (SCCT) terhadap Self-Efficacy dan kesiapan kerja siswa SMA Karya Wisata Singaraja. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan kompetensi berupa tinggiya kecemasan berbicara (speaking anxiety) dan rendahnya keterampilan lisan profesional yang menghambat kesiapan kerja siswa di sektor industri pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan kelas eksperimen (N = 26) dan kelas kontrol (N = 24). Data dikumpulkan menggunakan angket kesiapan karir dan rubrik penilaian simulasi komunikasi. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,794. Karena nilai signifikansi > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol . Hasil analisis kualitatif lapangan memperlihatkan faktor hambatan psikologis berupa kebiasaan belajar pasif siswa yang perlu diintervensi dengan pendekatan personal dan durasi treatment yang lebih panjang.
Copyrights © 2026