Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan aset desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital pengelolaan aset desa melalui penerapan Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) di Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan, operator SIPADES, serta pihak-pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPADES telah mendukung digitalisasi administrasi aset desa melalui pencatatan, inventarisasi, pelaporan, dan pengawasan aset yang lebih terstruktur dibandingkan sistem manual. Implementasi SIPADES juga berkontribusi terhadap peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset desa serta memudahkan penyusunan laporan aset secara lebih cepat dan akurat. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum optimalnya pemutakhiran data aset, serta kendala teknis dalam pengoperasian sistem. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa, penguatan pengawasan, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung pengelolaan aset desa yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, SIPADES menjadi instrumen penting dalam mewujudkan transformasi digital tata kelola aset desa yang baik.
Copyrights © 2026