Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja terhadap chemistry tim kerja pada karyawan café start up di Tegal Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan café start up di Tegal Timur, sedangkan sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,784. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,040 dan koefisien regresi sebesar 0,199. Secara simultan, komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai F hitung sebesar 68,597. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,788 menunjukkan bahwa komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja mampu menjelaskan variasi chemistry tim kerja sebesar 78,8%, sedangkan sisanya sebesar 21,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja pada karyawan café start up di Tegal Timur.
Copyrights © 2026