Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Antar Karyawan dan Lingkungan Kerja Terhadap Chemistry Tim Kerja Pada Karyawan Café Start Up di Tegal Timur Valmay Evelin Indira Daniswara; Dwi Fitriah; Hasan Mustofa; Raihan Gusni Ramadhani; Mei Rani Amalia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja terhadap chemistry tim kerja pada karyawan café start up di Tegal Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan café start up di Tegal Timur, sedangkan sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,784. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,040 dan koefisien regresi sebesar 0,199. Secara simultan, komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap chemistry tim kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai F hitung sebesar 68,597. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,788 menunjukkan bahwa komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja mampu menjelaskan variasi chemistry tim kerja sebesar 78,8%, sedangkan sisanya sebesar 21,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, komunikasi antar karyawan dan lingkungan kerja terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap chemistry tim kerja pada karyawan café start up di Tegal Timur.
Pengaruh Biaya Promosi Dan Penetapan Harga Terhadap Minat Beli Pelanggan Pada Marketplace (Shopee) Orlando Gusti Ramadhani; Ramadani Kurniawan Ilham; Moh. Alip Fahrifitriyadi; M. Adit Ardiyansah; Hasan Mustofa; Sumarno Sumarno
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan internet telah mengubah pola konsumsi masyarakat dari transaksi konvensional menuju transaksi digital, sehingga menciptakan persaingan yang ketat antar-marketplace, khususnya Shopee. Banyaknya pelanggan yang mengalami penurunan minat beli akibat kurang tepatnya penetapan harga dan alokasi biaya promosi menjadi fenomena penting yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya promosi dan penetapan harga, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat beli pelanggan pada marketplace Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 58 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria pengguna Shopee berusia minimal 17 tahun dan telah melakukan pembelian minimal dua kali dalam enam bulan terakhir. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa biaya promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ($t_{hitung}$ = 3,217; Sig. 0,002), dan penetapan harga juga berpengaruh positif serta signifikan terhadap minat beli ($t_{hitung}$ = 4,768; Sig. 0,000), di mana penetapan harga menjadi variabel paling dominan. Secara simultan (uji F), kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat beli pelanggan ($F_{hitung}$ = 75,935; Sig. 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,724 mengindikasikan bahwa kontribusi biaya promosi dan penetapan harga dalam menjelaskan variasi minat beli pelanggan adalah sebesar 72,4%. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi alokasi biaya promosi yang efektif dan kebijakan penetapan harga yang tepat secara bersama-sama menjadi faktor penentu utama dalam menggerakkan minat beli konsumen di era digital.