Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intangible assets dan sales growth terhadap kinerja pasar pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perkembangan ekonomi digital telah mendorong perusahaan teknologi untuk mengoptimalkan aset tidak berwujud seperti perangkat lunak, hak kekayaan intelektual, merek, serta inovasi digital sebagai sumber penciptaan nilai perusahaan. Di sisi lain, pertumbuhan penjualan menjadi indikator penting yang mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam memanfaatkan peluang pasar dan meningkatkan kepercayaan investor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan emiten teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan data pasar dari platform keuangan periode 2021–2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling dan data dianalisis menggunakan regresi data. Variabel independen yang digunakan adalah intangible assets dan sales growth, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pasar yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini didasarkan pada Signaling Theory yang menjelaskan bahwa informasi mengenai aset tidak berwujud dan pertumbuhan penjualan dapat menjadi sinyal positif bagi investor dalam menilai prospek perusahaan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris mengenai peran monetisasi aset digital dalam meningkatkan kinerja pasar perusahaan teknologi di Indonesia.
Copyrights © 2026