Abstrak Indonesia: Tingginya angka pengangguran terdidik menuntut transformasi paradigma mahasiswa dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan technopreneurship dan kepercayaan diri (self-efficacy) terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan melakukan analisis komparatif terstruktur terhadap 15 jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa secara parsial, pengetahuan technopreneurship berkontribusi signifikan sebagai fondasi kognitif yang membekali mahasiswa dalam mengidentifikasi peluang bisnis digital dan manajemen risiko. Sementara itu, kepercayaan diri bertindak sebagai motor penggerak psikologis internal yang membentuk stabilitas emosional, kemandirian, serta keberanian mengambil risiko di tengah ketidakpastian pasar. Secara simultan, integrasi antara literasi teknologi-bisnis yang matang dan efikasi diri yang tinggi menghasilkan dorongan multiplikatif yang paling optimal dalam mengonversi niat mahasiswa menjadi tindakan nyata wirausaha. Rekomendasi penelitian ini mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan peran inkubator bisnis kampus dan metode pembelajaran berbasis proyek guna menyelaraskan kesiapan akademik dengan kematangan mental mahasiswa.
Copyrights © 2026