Orlando Gusti Ramadhani
Universitas Pancasakti Tegal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengetahuan Technopreneurship Dan Kepercayaan Diri Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Orlando Gusti Ramadhani; Ramadani Kurniawan Ilham; Moh. Zaky Banuardi; Makmur Sujarwo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia: Tingginya angka pengangguran terdidik menuntut transformasi paradigma mahasiswa dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan technopreneurship dan kepercayaan diri (self-efficacy) terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan melakukan analisis komparatif terstruktur terhadap 15 jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa secara parsial, pengetahuan technopreneurship berkontribusi signifikan sebagai fondasi kognitif yang membekali mahasiswa dalam mengidentifikasi peluang bisnis digital dan manajemen risiko. Sementara itu, kepercayaan diri bertindak sebagai motor penggerak psikologis internal yang membentuk stabilitas emosional, kemandirian, serta keberanian mengambil risiko di tengah ketidakpastian pasar. Secara simultan, integrasi antara literasi teknologi-bisnis yang matang dan efikasi diri yang tinggi menghasilkan dorongan multiplikatif yang paling optimal dalam mengonversi niat mahasiswa menjadi tindakan nyata wirausaha. Rekomendasi penelitian ini mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan peran inkubator bisnis kampus dan metode pembelajaran berbasis proyek guna menyelaraskan kesiapan akademik dengan kematangan mental mahasiswa.
Pengaruh Biaya Promosi Dan Penetapan Harga Terhadap Minat Beli Pelanggan Pada Marketplace (Shopee) Orlando Gusti Ramadhani; Ramadani Kurniawan Ilham; Moh. Alip Fahrifitriyadi; M. Adit Ardiyansah; Hasan Mustofa; Sumarno Sumarno
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan internet telah mengubah pola konsumsi masyarakat dari transaksi konvensional menuju transaksi digital, sehingga menciptakan persaingan yang ketat antar-marketplace, khususnya Shopee. Banyaknya pelanggan yang mengalami penurunan minat beli akibat kurang tepatnya penetapan harga dan alokasi biaya promosi menjadi fenomena penting yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya promosi dan penetapan harga, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat beli pelanggan pada marketplace Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 58 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria pengguna Shopee berusia minimal 17 tahun dan telah melakukan pembelian minimal dua kali dalam enam bulan terakhir. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa biaya promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ($t_{hitung}$ = 3,217; Sig. 0,002), dan penetapan harga juga berpengaruh positif serta signifikan terhadap minat beli ($t_{hitung}$ = 4,768; Sig. 0,000), di mana penetapan harga menjadi variabel paling dominan. Secara simultan (uji F), kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat beli pelanggan ($F_{hitung}$ = 75,935; Sig. 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,724 mengindikasikan bahwa kontribusi biaya promosi dan penetapan harga dalam menjelaskan variasi minat beli pelanggan adalah sebesar 72,4%. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi alokasi biaya promosi yang efektif dan kebijakan penetapan harga yang tepat secara bersama-sama menjadi faktor penentu utama dalam menggerakkan minat beli konsumen di era digital.