Penggunaan plastik sekali pakai masih menjadi persoalan lingkungan di perguruan tinggi meskipun kesadaran terhadap isu keberlanjutan terus meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku ramah lingkungan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dalam upaya mengurangi sampah plastik di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan survei deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang melibatkan 215 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Gorontalo. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan mahasiswa terhadap kampus hijau memperoleh persentase tertinggi sebesar 95%, diikuti praktik pengelolaan sampah sebesar 85%. Namun, penggunaan plastik sekali pakai masih tergolong tinggi, mencapai 83%, sedangkan kebiasaan membawa perlengkapan ramah lingkungan hanya sebesar 57%. Analisis berdasarkan fakultas menunjukkan variasi perilaku, di mana mahasiswa Fakultas Kedokteran memiliki kebiasaan membawa tumbler tertinggi (76,9%), sementara mahasiswa Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan menunjukkan praktik pemilahan sampah tertinggi (70,5%), tetapi juga penggunaan botol plastik sekali pakai tertinggi (85,2%). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara dukungan terhadap kampus hijau dan praktik nyata pengurangan sampah plastik, sehingga diperlukan penguatan fasilitas, kebijakan, pembiasaan sosial, dan budaya kampus yang mendukung perilaku ramah lingkungan secara konsisten.
Copyrights © 2026