Penggunaan internet bermasalah semakin meningkat seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh harga diri, regulasi emosi, dan dukungan sosial sebagai variabel independen terhadap penggunaan internet bermasalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 254 mahasiswa di wilayah Jabodetabek yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Generalized Problematic Internet Use Scale 2 oleh Caplan (2010), Self-Liking/Self-Competence Scale oleh Tafarodi & Swann (2001), Emotion Regulation Questionnaireoleh Gross & John (2003), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support oleh Zimet et al. (1988). Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa harga diri, regulasi emosi, dan dukungan sosial secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penggunaan internet bermasalah dengan kontribusi sebesar 36,9%. Pada tingkat dimensi, self-liking berpengaruh negatif, sedangkan self-competence dan expressive suppression berpengaruh positif secara signifikan. Cognitive reappraisal serta seluruh dimensi dukungan sosial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan pentingnya faktor psikologis internal seperti harga diri dan regulasi emosi dalam menjelaskan penggunaan internet bermasalah.
Copyrights © 2026