Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat dan sering disertai komplikasi berupa ulkus diabetikum yang dapat menurunkan kualitas hidup serta meningkatkan risiko kecacatan, infeksi, hingga amputasi. Penanganan pasien diabetes melitus dengan komplikasi ulkus memerlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya melalui pengobatan medis tetapi juga melalui edukasi, pengaturan diet, dan perawatan luka yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan strategi komprehensif berupa edukasi kesehatan, pengelolaan diet, dan perawatan luka dalam meningkatkan kualitas dan ketahanan hidup pasien diabetes melitus dengan komplikasi ulkus. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tanakaraeng Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa meliputi penyuluhan mengenai pengendalian diabetes dan pencegahan komplikasi, pendampingan penerapan pola makan sehat sesuai kebutuhan pasien, pelatihan perawatan luka yang benar, serta monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pasien dan keluarga. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, pemberian edukasi, demonstrasi perawatan luka, pendampingan diet, serta evaluasi pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai pengelolaan diabetes melitus dan ulkus diabetikum, peningkatan kepatuhan terhadap pola diet yang dianjurkan, serta peningkatan keterampilan dalam melakukan perawatan luka secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, pasien menunjukkan peningkatan motivasi dalam menjalani perawatan, kemampuan beradaptasi terhadap kondisi penyakit, dan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan demikian, penerapan strategi komprehensif melalui edukasi, diet, dan perawatan luka terbukti mampu meningkatkan kualitas dan ketahanan hidup pasien diabetes melitus dengan komplikasi ulkus sehingga dapat mendukung pengelolaan penyakit yang lebih efektif dan berkelanjutan di masyarakat.
Copyrights © 2024