Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks masyarakat multikultural Indonesia memerlukan strategi pembelajaran yang responsif budaya untuk membentuk karakter siswa yang toleran dan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran PAI responsif budaya, mengkaji implementasi strategi dalam praktik pembelajaran, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research terhadap literatur buku dan jurnal terindeks SINTA 2016–2026. Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi utama: pengayaan materi ajar dengan perspektif multikultural, aplikasi metode diskusi dialogis dan pembelajaran kooperatif, serta kreasi kultur sekolah yang demokratis dan inklusif. Implementasi strategi efektif melalui integrasi nilai Islam dengan kearifan lokal dan pendekatan student-centered. Tantangan implementasi meliputi keterbatasan kompetensi guru, kurangnya materi ajar inklusif, dan resistensi sosial. Strategi pembelajaran PAI berbasis multikultural terbukti lebih efektif meningkatkan toleransi siswa (68,65%) dibandingkan model tradisional (31,34%). Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metodologi pembelajaran PAI inklusif dan menjadi referensi bagi guru PAI dalam merancang pembelajaran responsif budaya.
Copyrights © 2026