Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) secara umum mengalami gangguan dalam kemampuan komunikasi, baik secara verbal maupun nonverbal, sehingga berdampak pada keterbatasan interaksi sosial dan penyampaian kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya strategi komunikasi alternatif yang dapat membantu anak berinteraksi secara lebih efektif dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah penerapan Augmentative and Alternative Communication (AAC) melalui media komunikasi berbasis gambar maupun alat bantu komunikasi lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru serta orang tua dalam penggunaan alat AAC untuk mendukung kemampuan komunikasi anak autisme di SLB BCD Autis YPALB Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyusunan buku panduan dan alat AAC, sosialisasi, pelatihan penggunaan alat, pendampingan, serta evaluasi program. Sasaran kegiatan adalah guru dan orang tua peserta didik autisme yang terlibat secara langsung dalam proses pendampingan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan AAC sebagai media komunikasi alternatif bagi anak autisme. Selain itu, tersedianya buku panduan dan alat AAC diharapkan dapat menjadi sarana pendukung yang berkelanjutan dalam proses pembelajaran dan komunikasi anak di lingkungan sekolah maupun rumah. Program ini diharapkan mampu memperkuat peran keluarga dan guru dalam mengoptimalkan perkembangan komunikasi anak autisme secara lebih efektif dan adaptif.
Copyrights © 2026