Desa Sesait memiliki potensi limbah biomassa yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber energi alternatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengolahan limbah biomassa menjadi briket melalui penerapan mesin pencetak briket. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi teknologi mesin pencetak briket dengan pemberdayaan berbasis kelompok yang menghasilkan produk energi terukur serta meningkatkan kapasitas masyarakat. Program ini mendukung pengelolaan limbah biomassa berkelanjutan dan penguatan ekonomi desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, dan evaluasi. Pelatihan melibatkan 30 peserta dari kelompok tani dan pemuda desa dengan materi proses pirolisis, pengolahan arang, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan briket. Evaluasi menggunakan pretest dan posttest dianalisis dengan paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan, dari rata-rata 45,00 menjadi 96,00 (p = 0,000 < 0,05). Uji kualitas briket menunjukkan nilai kalor 4780 cal/gram, kadar air 7,5%, kadar abu 7,6%, dan waktu pembakaran 64,1 menit.
Copyrights © 2026