Nilai sopan santun merupakan fondasi karakter bangsa yang kini mengalami degradasi signifikan di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep Magic Words yang mencakup empat ungkapan kunci: "maaf", "tolong", "terima kasih", dan "permisi" sebagai instrumen efektif dalam menginternalisasi nilai sopan santun pada siswa kelas rendah sekolah dasar melalui pendekatan kajian literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis 22 sumber relevan yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2026, mencakup jurnal nasional dan internasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembiasaan Magic Words secara konsisten terbukti mampu membentuk karakter sopan santun anak melalui tiga mekanisme utama: penguatan pemahaman moral (moral knowing), pembentukan perasaan moral (moral feeling), dan pengembangan tindakan moral (moral action). Temuan literatur juga mengungkapkan bahwa efektivitas internalisasi Magic Words meningkat secara signifikan ketika dipadukan dengan media visual-interaktif, keteladanan guru, dan dukungan lingkungan keluarga yang konsisten. Kajian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan Magic Words bukan sekadar ritual verbal, melainkan strategi pedagogis yang terukur dan bermakna dalam membentuk pribadi anak yang sopan, empatik, dan berkarakter mulia. Artikel ini merekomendasikan integrasi Magic Words dalam program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah dasar secara sistematis dan berkesinambungan.
Copyrights © 2026