Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, tanggung jawab, dan kemampuan siswa dalam mengaitkan materi IPAS dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu model yang relevan dengan kebutuhan tersebut adalah Project-Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model PjBL dalam pembelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 005 Hangtuah Kabupaten Kampar serta mengidentifikasi kendala yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian guru kelas IV dan siswa kelas IV. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL dilaksanakan melalui enam tahapan, yaitu penentuan proyek, perencanaan langkah-langkah penyelesaian proyek, penyusunan jadwal pelaksanaan proyek, pelaksanaan dan monitoring proyek, penyusunan laporan serta presentasi hasil proyek, dan evaluasi serta refleksi. Penerapan tahapan tersebut mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi kelompok, membagi tugas, menyelesaikan proyek, mempresentasikan hasil, serta merefleksikan pengalaman belajar. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan tingkat partisipasi siswa dalam kelompok, dan keterbatasan fasilitas pendukung proyek. Dengan demikian, implementasi PjBL dalam pembelajaran IPAS kelas IV telah terlaksana cukup baik dan memberikan pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif, serta kontekstual, meskipun masih memerlukan penguatan dalam pengelolaan waktu, pemerataan peran siswa, dan dukungan sarana pembelajaran.
Copyrights © 2026