Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD/MI pada hakikatnya bertujuan membantu peserta didik memahami realitas sosial di lingkungan sekitarnya. Namun, pembelajaran IPS masih sering bersifat teoritis dan kurang kontekstual sehingga materi sulit dipahami peserta didik secara bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPS di SD/MI serta relevansinya dengan pembelajaran kontekstual dan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai penelitian terkait pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menghadirkan realitas sosial secara konkret melalui budaya, tradisi, dan praktik kehidupan masyarakat yang dekat dengan pengalaman peserta didik. Pemanfaatan kearifan lokal juga mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, serta mampu meningkatkan pemahaman sosial, keterlibatan belajar, dan penguatan karakter peserta didik. Selain itu, Kurikulum Merdeka memberikan peluang bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dan lingkungan sosial budaya sekitar. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan pada kemampuan guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan konsep-konsep IPS secara tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang relevan untuk mendukung pembelajaran IPS yang bermakna dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di sekolah dasar.
Copyrights © 2026