Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama yaitu menciptakan e-modul yang memanfaatkan kearifan lokal pada mata pelajaran IPAS dengan fokus pada materi keanekaragaman budaya yang diperuntukkan bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar. Dalam penelitian ini tidak hanya meliputi proses pengembangan produk saja, melainkan juga mencakup penilaian kelayakan dan kepraktisan e-modul tersebut apabila diterapkan dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development/RnD dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan sistematis, yaitu tahap analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan penilaian (evaluation). Peserta dalam penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas IV SDN Teguhan 02 Kabupaten Madiun. Karena jumlah tersebut mewakili keseluruhan peserta didik kelas IV, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa instrumen, di antaranya observasi, wawancara, lembar validasi dari ahli, serta angket respon dari guru dan siswa. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan skala Likert 4-point dan ditampilkan dalam bentuk deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan e-modul berbasis kearifan lokal yang dikemas dalam bentuk flipbook digital. E-modul tersebut memuat materi pembelajaran, video pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta latihan soal yang seringkait dengan budaya lokal di lingkungan sekitar peserta didik. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mempelajari materi IPAS, melainkan juga dapat mengenal dan memahami budaya yang ada di daerah mereka. Berdasarkan hasil validasi lapangan, e-modul ini mendapatkan penilaian sebesar 90% dari ahli media, 91,6% dari ahli materi, dan 95% dari ahli bahasa dengan klasifikasi sangat layak. Sementara itu, hasil angket respon dari guru dan siswa masing-masing memperoleh nilai 97% dengan klasifikasi sangat praktis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa e-modul berbasis kearifan lokal yang telah dikembangkan dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran IPAS. E-modul ini diharapkan dapat membantu peserta didik memahami materi keanekaragaman budaya dengan lebih mudah sekaligus memperluas pengetahuan mereka mengenai budaya lokal di wilayah masing-masing.
Copyrights © 2026