Suyanti
Universitas PGRI Madiun

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENGOPTIMALKAN GERAKAN LITERASI DI SD UHAMMADIYAH BANTUL KOTA YOGYAKARTA Maya Kartika Sari; Suyanti; Vivi Rulviana
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3: Januari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.448 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : peran guru dalam mengoptimalkan gerakan literasi di SD Muhammadiyah Bantul Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yakni guru, kepala sekolah, pustakawan, dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan model Miles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah memberikan pelayanan maksinal dalam gerakan literasi. Peranan guru dalam mensukseskan gerakan literasi ini yakni : 1). guru berperan sebagai Peneliti Ideal Literasi, dimana guru berupaya untuk melakukan riset mengenai berbagai ilmu pengetahuan sehingga literasi bukan hanya untuk siswa namun juga guru, dan guru akan semakin bertambah wawasan dan pengetahuannya ; 2). Guru Sebagai teladan dalam Kegiatan Literasi, yakni guru senantiasa rajin membaca dan menganalisis materi bacaan bersama dengan siswa ; 3). Guru sebagai motivator dan fasilitator dalam gerakan literasi yakni guru selalu memotivasi siswa nya untuk rajin membaca dan menulis apa yang telah dipahaminya. Peran guru di SD Muhammadiyah Bantul Kota harus terus di optimalkan, agar gerakan literasi di sekolah dapat senantiasa berjalan dengan maksimal.
Hubungan Literasi Digital Dengan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Tematik IPS Sekolah Dasar Suyanti
Jurnal PGSD Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pgsd.17.1.51-56

Abstract

Digital literacy means increasing knowledge from various sources through computer access, while learning outcomes are the level of academic success of students which includes knowledge, attitudes and even psychomotor in achieving learning objectives in teaching and learning activities. This study aims to reveal the relationship between digital literacy and student learning outcomes in social studies thematic learning. This research is quantitative research with correlation method, the research population is all third grade students, the sampling technique uses Cluster rondom sumpling technique, while data collection uses Tests and research questionnaires. This study concluded that there is a relationship between digital literacy and student learning outcomes in social studies thematic learning for third grade students.
Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPAS Materi Keanekaragaman Budaya Siswa Sekolah Dasar Dhios Nomeda Bimantara; Suyanti; Dian Nur Antika Eky Hastuti
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4841

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama yaitu menciptakan e-modul yang memanfaatkan kearifan lokal pada mata pelajaran IPAS dengan fokus pada materi keanekaragaman budaya yang diperuntukkan bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar. Dalam penelitian ini tidak hanya meliputi proses pengembangan produk saja, melainkan juga mencakup penilaian kelayakan dan kepraktisan e-modul tersebut apabila diterapkan dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development/RnD dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan sistematis, yaitu tahap analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan penilaian (evaluation). Peserta dalam penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas IV SDN Teguhan 02 Kabupaten Madiun. Karena jumlah tersebut mewakili keseluruhan peserta didik kelas IV, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa instrumen, di antaranya observasi, wawancara, lembar validasi dari ahli, serta angket respon dari guru dan siswa. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan skala Likert 4-point dan ditampilkan dalam bentuk deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan e-modul berbasis kearifan lokal yang dikemas dalam bentuk flipbook digital. E-modul tersebut memuat materi pembelajaran, video pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta latihan soal yang seringkait dengan budaya lokal di lingkungan sekitar peserta didik. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mempelajari materi IPAS, melainkan juga dapat mengenal dan memahami budaya yang ada di daerah mereka. Berdasarkan hasil validasi lapangan, e-modul ini mendapatkan penilaian sebesar 90% dari ahli media, 91,6% dari ahli materi, dan 95% dari ahli bahasa dengan klasifikasi sangat layak. Sementara itu, hasil angket respon dari guru dan siswa masing-masing memperoleh nilai 97% dengan klasifikasi sangat praktis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa e-modul berbasis kearifan lokal yang telah dikembangkan dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran IPAS. E-modul ini diharapkan dapat membantu peserta didik memahami materi keanekaragaman budaya dengan lebih mudah sekaligus memperluas pengetahuan mereka mengenai budaya lokal di wilayah masing-masing.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Interaktif Assemblr Edu Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Di Kecamatan Nguntoronadi Rian Arya Wijaya; Suyanti; Dian Nur Antika Eky Hastuti
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarh model pembelajaran Inquiry berbantuan media interaktif Assemblr Edu terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh, denngan melibatkan seluruh populasi yang terdiri atas siswa kelas V SDN Simbatan 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SDN Simbatan 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,037 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pegaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan media interaktif Assmblr Edu terhadap hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Inquiry yang didukung media Assemblr Edu dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meingkatkan hasil belajar IPAS serta mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.