PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Vol. 6 No. 2 (2026)

KECEMASAN IKLIM DAN KETIDAKPASTIAN MASA DEPAN: EKSPLORASI KUALITATIF PADA DEWASA MUDA

Siti Jaro’ah (Universitas Negeri Surabaya)
Vania Ardelia (Universitas Negeri Surabaya)
Ribka Mutiara Simatupang (Universitas Negeri Surabaya)
Nanda Audia Vrisaba (Universitas Negeri Surabaya)
Ira Darmawanti (Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2026

Abstract

Climate change affects not only the environment but also the psychological well-being of young people. This study aimed to explore perceptions of climate anxiety and future outlooks among young adults in Indonesia. A descriptive qualitative approach was employed through focus group discussions involving 22 participants aged 18–25 years, selected using purposive sampling. The data were analyzed using thematic analysis. The findings show that young adults perceived climate change as a real phenomenon marked by extreme weather, seasonal uncertainty, flooding, and increased health vulnerability. Participants identified human activities and low environmental awareness as the main causes of the climate crisis. The impacts of climate change were experienced in psycho-emotional, physical, and socio-economic aspects, particularly anxiety, health concerns, work disruptions, and economic uncertainty. These findings conclude that climate anxiety among Indonesian young adults is closely linked to everyday environmental experiences and uncertain future expectations. The study implies the need for climate education, psychological support, strengthened self-efficacy, and climate policies that are responsive to young people’s vulnerabilities. ABSTRAK Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi climate anxiety dan pandangan masa depan pada dewasa muda di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui focus group discussion dengan 22 partisipan berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewasa muda memahami perubahan iklim sebagai fenomena nyata yang ditandai oleh cuaca ekstrem, ketidakpastian musim, banjir, dan meningkatnya kerentanan kesehatan. Partisipan memandang aktivitas manusia dan rendahnya kesadaran lingkungan sebagai penyebab utama krisis iklim. Dampak perubahan iklim dirasakan dalam aspek psiko-emosional, fisik, dan sosial-ekonomi, terutama berupa kecemasan, kekhawatiran terhadap kesehatan, gangguan pekerjaan, dan ketidakpastian ekonomi. Temuan ini menyimpulkan bahwa climate anxiety pada dewasa muda Indonesia berkaitan erat dengan pengalaman lingkungan sehari-hari dan bayangan masa depan yang tidak pasti. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan iklim, dukungan psikologis, penguatan efikasi diri, serta kebijakan iklim yang responsif terhadap kerentanan generasi muda.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

paedagogy

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and ...