Kota Makassar, khususnya kawasan Jalan Regge 5, Kecamatan Tamalate, sering menghadapi banjir berulang akibat tersumbatnya saluran drainase oleh sampah, lumpur, dan tanaman liar, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membersihkan drainase, memulihkan fungsi sistem pengairan, dan memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya pemeliharaan saluran air guna mencegah genangan. Metode yang diterapkan meliputi survei lapangan, sosialisasi, kerja bakti pembersihan, dan pendampingan pasca-kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa pembersihan meningkatkan kapasitas aliran air secara signifikan, sehingga air mengalir lancar dan tidak lagi menggenang. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap tanggung jawab kolektif dalam menjaga lingkungan juga meningkat. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pembersihan drainase merupakan langkah awal yang efektif dalam menekan risiko banjir berulang, namun keberlanjutannya sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh warga. Sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga diperlukan agar manfaat yang diperoleh dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026