Teknologi fermentasi merupakan salah satu bentuk penerapan bioteknologi yang berperan penting dalam inovasi pangan dan kesehatan. Produk fermentasi seperti kimchi dan kombucha mengandung mikroorganisme probiotik serta senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, imunitas, dan keseimbangan mikrobiota. Namun, pemahaman generasi muda, khususnya siswa sekolah kejuruan, terhadap konsep fermentasi dan potensinya masih terbatas. Pengenalan teknologi fermentasi menjadi penting tidak hanya untuk meningkatkan literasi sains, tetapi juga untuk membuka peluang ekonomi kreatif berbasis pemanfaatan bahan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi, demonstrasi, dan pembelajaran langsung kepada siswa-siswi SMK Bina Teknologi Majalaya yang berjumlah 17 orang, mengenai prinsip dasar fermentasi, cara pembuatan kimchi dan kombucha, serta potensi kesehatan dan nilai ekonomi dari produk tersebut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai pretest–posttest sebesar 20,84% (selisih 11,77 poin). Artinya, setelah mengikuti pelatihan, pengetahuan siswa SMK terkait kimchi dan kombucha menjadi lebih baik. Selain itu, penilaian sikap, kemampuan, dan niat kewirausahaan melalui 15 indikator skala Likert 1–5 menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan bahan lokal menjadi produk bernilai kesehatan dan ekonomi melalui teknologi fermentasi.
Copyrights © 2026