Rendahnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN Kuin Utara 1 Banjarmasin karena masih menggunakan metode ceramah dan kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran PERMATA. Penelitian ini menggunakan pendekatakn kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 22 siswa kelas V. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, serta tes hasil belajar yang dianalisis menggunakan teknik analisis data dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aktivitas guru meningkat hingga mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas siswa meningkat dengan kategori hampir seluruh siswa sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dengan kategori hampir seluruh siswa kritis. Ketuntasan hasil belajar memperoleh kriteria seluruh siswa tuntas. Model pembelajaran PERMATA terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan bermakna sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026