Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman makna syifâ’ dalam Al-Qur’an pada praktik pengobatan yang dilakukan oleh K.H. Elwansyah Elham dalam perspektif Living Qur’an. Fenomena berkembangnya praktik pengobatan berbasis ayat-ayat Al-Qur’an menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai teks normatif, tetapi juga sebagai media terapeutik dalam kehidupan umat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research yang dipadukan dengan studi kepustakaan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Living Qur’an dengan perspektif antropologi Islam Ronald A. Lukens Bull. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman syifâ’ menurut K.H. Elwansyah Elham bersifat tekstual, spiritual, dan aplikatif. Ayat-ayat Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai konsep teologis, tetapi juga diimplementasikan sebagai media terapi melalui dzikir, doa, tazkiyat al-nafs, serta prosedur pengobatan yang sistematis. Praktik ini juga mencakup penanganan gangguan psikologis, spiritual, dan metafisik seperti jin, ‘ain, dan sihir. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa relasi antara teks Al-Qur’an dan praktik pengobatan membentuk suatu konstruksi epistemologis yang khas dalam tradisi Living Qur’an.
Copyrights © 2026