Abstrak Permasalahan drainase pada kawasan permukiman perkotaan adalah genangan akibat kapasitas saluran yang tidak mampu menampung debit limpasan air hujan. Kondisi ini terjadi pada Kawasan Perumahan Bukit Sejahtera RW 04 Kelurahan Karang Jaya Kota Palembang yang mengalami permasalahan sedimentasi, penyumbatan saluran akibat sampah domestik, serta kerusakan konstruksi drainase. Tujuan PkM ini memberikan bantuan rekomendasi redesain saluran drainase sebagai upaya meningkatkan kinerja sistem drainase lingkungan dan mengurangi potensi genangan. Kegiatan dilaksanakan oleh 5 dosen dan 6 mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri dengan melibatkan pihak Kelurahan Karang Jaya dan perwakilan masyarakat RW 04. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, survei lapangan, pengumpulan data, analisis kondisi drainase menggunakan EPA SWMM, penyusunan rekomendasi desain, serta sosialisasi dan penyerahan hasil kegiatan. Berdasarkan hasil simulasi EPA SWMM, dilakukan optimasi pada 4 ruas saluran prioritas yang terdiri atas 2 saluran primer dan 2 saluran sekunder. Hasil simulasi setelah optimasi menunjukkan meningkatnya kapasitas aliran sehingga jaringan drainase mampu mengalirkan debit rencana dengan lebih aman. Kegiatan sosialisasi mendapatkan respons positif dari masyarakat yang ditunjukkan melalui antusiasme peserta dalam menyampaikan permasalahan drainase yang terjadi di lingkungan. Rekomendasi desain yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sistem drainase di kawasan Perumahan Bukit Sejahtera. Kata kunci: drainase; perumahan; redesain saluran; EPA SWMM. Abstract Drainage issues in urban residential areas are caused by standing water due to insufficient capacity of the drainage system to handle the volume of rainwater runoff. This condition occurs in the Bukit Sejahtera Housing Estate in RW 04, Karang Jaya, Palembang, where there is sedimentation, blockage of the drainage system due to domestic waste, and damage to the drainage system's construction. The goal of this PkM is to provide recommendations for redesigning the drainage system to improve its performance and reduce the potential for flooding. The project was carried out by five faculty members and six students from the Indo Global Mandiri University, in collaboration with the Karang Jaya District Office and the RW 04 community representatives. The implementation method of the activity includes the preparation stage, field survey, data collection, analysis of the drainage conditions using EPA SWMM, design recommendations, and socialization and delivery of the activity results. Based on the EPA SWMM simulation results, optimization was performed on four priority channels, consisting of two primary and two secondary channels. The results of the simulation after optimization show an increase in flow capacity, so the drainage network can safely handle the planned flow rate. The socialization activity received positive feedback from the community, as evidenced by the participants' enthusiasm in sharing drainage issues in their environment. The design recommendations produced are expected to serve as a reference for the development of the drainage system in the Bukit Sejahtera housing complex. Keywords: drainage; housing; redesigning channels; EPA SWMM.
Copyrights © 2026