Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Dampak gaya hidup sehat berbasis herbal usaha quick coffee ditunjang aplikasi e.commerce mesin penggerak bisnis digital kewirausahaan milenial berkelanjutan Lesi Hertati; Sumi Amariena Hamim; Indah Permatasari; Tami Pames Riwansah; Muhammad Irfan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33777

Abstract

Abstrak Permasalahan gaya hidup tidak sehat di kalangan milenial menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya konsumsi minuman instan tinggi gula dan bahan kimia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan usaha Quick Coffee melalui inovasi minuman kopi berbasis herbal sebagai alternatif sehat, serta mengintegrasikan aplikasi e-commerce sebagai mesin penggerak bisnis digital kewirausahaan milenial. Mitra sasaran adalah pemilik dan pengelola Quick Coffee, melibatkan 15 peserta yang terdiri dari pelaku usaha muda, mahasiswa, dan masyarakat umum di wilayah kota Palembang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan formulasi produk kopi herbal, digital marketing, optimalisasi platform e-commerce, serta pendampingan manajemen usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kewirausahaan digital sebesar 85% dan peningkatan keterampilan penggunaan e-commerce sebesar 78% berdasarkan pre-post test. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusias tinggi dalam mengembangkan produk berbasis gaya hidup sehat dan mampu menciptakan variasi minuman herbal yang diminati pasar. Usaha Quick Coffee mengalami peningkatan penjualan sebesar 30% dalam dua bulan pasca intervensi. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian pendidikan berkualitas berkelanjutan melalui penguatan literasi kewirausahaan dan teknologi digital di kalangan generasi muda. Kata kunci:  usaha quick coffee; upaya gaya hidup; aplikasi e.commerce; kewirausahaan milenial; pendidikan berkualitas                           Abstract The issue of unhealthy lifestyles among millennials is a serious concern amidst the increasing consumption of instant drinks high in sugar and chemicals. This community service activity aims to empower the Quick Coffee business through innovative herbal-based coffee drinks as a healthy alternative, while also integrating e-commerce applications as a driving force for millennial digital entrepreneurship. The target partners are Quick Coffee owners and managers, and 15 participants, consisting of young entrepreneurs, students, and the general public in City Palembang, participated. The implementation method included training in herbal coffee product formulation, digital marketing, e-commerce platform optimization, and business management mentoring. The results of the activity showed an 85% increase in participants' understanding of digital entrepreneurship concepts and a 78% increase in e-commerce skills based on a pre-post test. Qualitatively, participants demonstrated high enthusiasm for developing healthy lifestyle-based products and were able to create a variety of herbal drinks that were in demand in the market. The Quick Coffee business experienced a 30% increase in sales in the two months following the intervention. This activity contributes to the achievement of sustainable quality education by strengthening entrepreneurial literacy and digital technology among the younger generation. Keywords: quick coffee business; lifestyle efforts; e-commerce application; millennial entrepreneurship; quality educatio.
BANTUAN DESAIN GAPURA DENGAN IDENTITAS LOKAL PADA KELURAHAN SUKAJADI KECAMATAN TALANG KELAPA Debby Sinta Devi; Fathoni Usman; Ratih Baniva; Sumi Amariena Hamim; Marguan Fauzi; Denie Chandra; Febryandi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i3.35673

Abstract

This community service activity was carried out in Sukajadi Village, Talang Kelapa Subdistrict, Banyuasin Regency, with the aim of designing and planning a gate that could represent the local identity of the area. As an architectural element, the gate not only functions as an entrance, but also as a symbol of culture, history, and local wisdom values of the community. The main challenge faced by Sukajadi Village is the absence of a gate that represents the local identity and cultural character of the local community. Through a participatory approach, this activity involved the community, the subdistrict government, and academics in all stages of implementation, from field surveys, interviews with community leaders, focus group discussions, inventory of local potential, to technical design using AutoCAD and SketchUp software. The result of this activity was a modern minimalist gate design with a harmonious blue and cream color composition, complete with the government and university logos as symbols of collaboration. The total planned construction budget of IDR 17,106,814.00 was prepared transparently and agreed upon by all stakeholders. Based on the satisfaction survey results, 100% of respondents expressed satisfaction with the quality of the design and the collaborative process. This activity demonstrates that community service based on participation can strengthen local identity, increase community ownership, and serve as a model for collaboration between academics and residents in sustainable development based on local wisdom.
BANTUAN PEMBUATAN PETA KELURAHAN SUKAJADI KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN BANYUASIN Ratih Baniva; Febryandi; Debby Sinta Devi; Andre Wibowo; Sumi Amariena Hamim; Luki Sanjaya
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i3.35681

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, dengan tujuan membantu pemerintah kelurahan dalam menyediakan peta wilayah yang akurat dan terkini. Kelurahan Sukajadi mengalami perkembangan pesat dalam penggunaan lahan dari sektor agraris menuju kawasan semi-perkotaan, namun belum memiliki peta yang menggambarkan kondisi tata ruang secara lengkap. Kondisi ini menyulitkan pihak kelurahan dalam, mengidentifikasi sebaran fasilitas umum. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu persiapan, pengumpulan data lapangan, pengolahan data spasial dan atribut, serta analisis dan pembuatan peta tematik serta penyerahan peta Kelurahan Sukajadi. Data diperoleh melalui survei lapangan dan wawancara dengan masyarakat, sedangkan proses pemetaan dilakukan menggunakan perangkat lunak QGIS versi 3.40.7 Bratislava. Hasil kegiatan berupa peta digital dan peta Kelurahan Sukajadi yang dicetak dan diserahkan kepada Kelurahan Sukajadi. Pada peta menampilkan batas wilayah, jaringan jalan, sungai, permukiman, serta lokasi fasilitas umum dan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa permukiman penduduk lebih padat di bagian selatan dan barat, sedangkan fasilitas umum terpusat di area tengah kelurahan. Kelurahan Sukajadi memiliki sejumlah fasilitas penting, meliputi 8 masjid, 3 sekolah dasar, 1 sekolah menengah atas, 2 kantor pemerintahan, empang, 2 industri batu bata dan permukiman penduduk. Dari penyerahan peta Kelurahan Sukajadi diharapkan dapat memberikan informasi atau alat bantu dalam pengelolaan tata ruang.
Transformasi sanitasi lingkungan melalui perancangan infrastruktur IPAL komunal bagi masyarakat kawasan bantaran sungai musi, Kelurahan Gandus Debby Sinta Devi; Revianty Nurmeyliandari; Fathoni Usman; Ratih Baniva; Sumi Amariena Hamim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39719

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada penyediaan bantuan desain infrastruktur sanitasi tepat guna untuk menangani limbah domestik di Kelurahan Gandus, Kota Palembang. Urgensi perancangan ini didasari oleh kondisi geografis wilayah yang berada di kawasan bantaran sungai, di mana limbah domestik yang tidak terkelola berisiko tinggi mencemari badan air secara langsung dan merusak ekosistem perairan sungai. Perancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal ini menjadi solusi strategis dalam meminimalisir pencemaran lingkungan pada pemukiman padat penduduk tersebut. Sistem ini dirancang untuk melayani kebutuhan sanitasi bagi 67 (KK) dengan kapasitas volume efektif reaktor sebesar 27.200 liter (27,2 m3 /IPAL) guna memastikan air buangan memenuhi baku mutu sebelum dialirkan. Desain teknis yang diterapkan mengadopsi sistem pengolahan biologis anaerobik yang mengintegrasikan empat kompartemen utama yaitu bak pengendapan dengan sistem Anaerobic Baffled Reactor (ABR) pada tahap awal, diikuti dengan dua tahap biofilter menggunakan media bioball dan media batu pecah untuk mengoptimalkan degradasi polutan organik. Struktur unit pengolahan ini memiliki dimensi total panjang 900 cm, lebar 200 cm, dan tinggi 200 cm. Berdasarkan pertimbangan kemudahan operasional dan efisiensi pemeliharaan bagi warga setempat, air hasil pengolahan akhir diarahkan untuk langsung dialirkan menuju sistem drainase lingkungan atau badan air terdekat. Diharapkan implementasi rancangan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pelestarian ekosistem sungai serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kelurahan Gandus. Kata kunci: IPAL komunal; sistem anaerobik; sanitasi bantaran sungai; kelurahan gandus. Abstract This community service initiative focuses on providing design assistance for appropriate sanitation infrastructure to manage domestic wastewater in Gandus Village, Palembang City. The urgency of this design stems from the area’s geographical location along a riverbank, where unmanaged domestic wastewater poses a high risk of directly polluting water bodies and damaging the river’s aquatic ecosystem. The design of this Community Wastewater Treatment Plant (WWTP) serves as a strategic solution to minimize environmental pollution in this densely populated residential area. This system is designed to meet the sanitation needs of 67 households (HH) with an effective reactor volume capacity of 27,200 liters (27.2 m³ / WWTP) to ensure that effluent meets quality standards before discharge. The technical design employs an anaerobic biological treatment system integrating four main compartments: a sedimentation tank with an Anaerobic Baffled Reactor (ABR) in the initial stage, followed by two biofilter stages using bioball media and crushed stone media to optimize the degradation of organic pollutants. The treatment unit structure has total dimensions of 900 cm in length, 200 cm in width, and 200 cm in height. Considering operational ease and maintenance efficiency for local residents, the treated effluent is directed to be discharged directly into the local drainage system or the nearest water body. It is hoped that the implementation of this design will make a significant contribution to the preservation of the river ecosystem and the improvement of public health in the Gandus neighborhood. Keywords: community wastewater treatment plant; anaerobic system; riverbank sanitation; gandus subdistrict.
Pelatihan dan pendampingan analisis Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) bagi tenaga teknik CV. Keinarra untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi berbasis data Mukhlis Nahriri Bastam; Revianty Nurmeyliandari; Dimas Bayu Endrayana; Fathoni Usman; Muhammad Firdaus; Denie Chandra; Sumi Amariena Hamim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39446

Abstract

AbstrakPerencanaan transportasi yang efektif membutuhkan data lalu lintas yang akurat dan representatif. Salah satu indikator penting dalam analisis lalu lintas adalah Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) atau Average Daily Traffic (ADT), yang menunjukkan jumlah rata-rata kendaraan yang melintas pada suatu ruas jalan dalam periode satu hari. Namun, keterbatasan kompetensi tenaga teknis dalam melakukan survei dan analisis data lalu lintas sering menjadi kendala dalam penerapan perencanaan transportasi berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga teknik CV. Keinara dalam melakukan survei, pengolahan, dan analisis data LHR untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, penyampaian materi teori, praktik survei lalu lintas, pendampingan pengolahan data, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep survei lalu lintas dan teknik perhitungan LHR. Nilai rata-rata pretest peserta sebesar 56,3 meningkat menjadi 82,4 pada posttest setelah pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi tenaga teknik dalam pengolahan data lalu lintas. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung implementasi perencanaan transportasi yang lebih akurat dan berbasis data di lingkungan perusahaan. Kata kunci: LHR; rekayasa transportasi; survei lalu lintas; pelatihan teknis; transportasi berbasis data. AbstractEffective transportation planning requires accurate and representative traffic data. One important indicator in traffic analysis is Average Daily Traffic (ADT), which shows the average number of vehicles passing through a road section in a day. However, the limited competence of technical personnel in conducting traffic surveys and data analysis is often a challenge in implementing data-based transportation planning. This community service activity aims to improve the technical staff of CV. Keinara's ability to conduct surveys, process, and analyze ADT data to support transportation engineering planning. The methods used in this activity include identifying training needs, delivering theoretical material, conducting traffic survey practices, providing assistance in data processing, and evaluating through pre- and post-tests. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of traffic survey concepts and LHR calculation techniques. The average pretest score of participants was 56.3, increasing to 82.4 on the posttest after training. This shows that training and mentoring activities can improve the competence of technical personnel in traffic data processing. Thus, this activity is expected to support the implementation of more accurate and data-based transportation planning within the company. Keywords: LHR; transportation engineering; traffic survey; technical training; data-based transportation.
Implementasi pelatihan project scheduling sebagai upaya peningkatan kapabilitas manajemen waktu pada praktisi jasa konsultansi (CV. Dwipayana Graha) Revianty Nurmeyliandari; Mukhlis Nahriri Bastam; Sumi Amariena Hamim; Dimas Bayu Endrayana; Jeany Deafisca
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.38791

Abstract

AbstrakKeterlambatan proyek konstruksi masih menjadi permasalahan utama yang berdampak pada peningkatan biaya dan menurunnya kinerja perusahaan. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kapabilitas manajemen waktu dan penyusunan project scheduling pada praktisi konstruksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas manajemen waktu praktisi jasa konsultansi di CV. Dwipayana Graha melalui pelatihan project scheduling. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode pelatihan dengan desain pre-test dan post-test guna mengevaluasi efektivitas program terhadap peningkatan kompetensi serta pemahaman peserta dalam merencanakan dan mengendalikan jadwal proyek. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari hasil pre-test  56,40 menjadi hasil post-test 82,73 yang berarti terjadi peningkatan kompetensi secara signifikan. Pelatihan ini efektif meningkatkan kemampuan peserta dalam perencanaan dan pengendalian jadwal proyek serta berpotensi memperkuat kinerja organisasi secara berkelanjutan. Kata kunci: project scheduling; manajemen waktu; pelatihan konstruksi; pre-test dan post-test. AbstractProject delays in the construction industry remain a major issue that leads to cost overruns and decreased organizational performance. One of the primary causes is the limited capability of construction practitioners in time management and project scheduling. This community service program aims to improve the time management capabilities of consulting service practitioners at CV. Dwipayana Graha through project scheduling training. The community service program employed a training method using a pre-test and post-test design to evaluate the effectiveness of the program in improving participants’ competence and understanding in planning and controlling project schedules. The results indicate an increase in the average score from 56.40 in the pre-test to 82.73 in the post-test, demonstrating a significant improvement in participants’ competencies. The training program proved effective in enhancing participants’ abilities in project schedule planning and control and has the potential to strengthen organizational performance in a sustainable manner. Keywords: project scheduling; time management; construction training; pre-test and post-test.
Bantuan redesain saluran drainase pada kawasan perumahan bukit sejahtera Kelurahan Karang Jaya Kota Palembang Ratih Baniva; Andre Wibowo; Henggar Risa Destania; Sumi Amariena Hamim; Debby Sinta Devi; Nyimas Rahmayani; Ahmad Ainur Rizqi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39718

Abstract

Abstrak Permasalahan drainase pada kawasan permukiman perkotaan adalah genangan akibat kapasitas saluran yang tidak mampu menampung debit limpasan air hujan. Kondisi ini terjadi pada Kawasan Perumahan Bukit Sejahtera RW 04 Kelurahan Karang Jaya Kota Palembang yang mengalami permasalahan sedimentasi, penyumbatan saluran akibat sampah domestik, serta kerusakan konstruksi drainase. Tujuan PkM ini memberikan bantuan rekomendasi redesain saluran drainase sebagai upaya meningkatkan kinerja sistem drainase lingkungan dan mengurangi potensi genangan. Kegiatan dilaksanakan oleh 5 dosen dan 6 mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri dengan melibatkan pihak Kelurahan Karang Jaya dan perwakilan masyarakat RW 04. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, survei lapangan, pengumpulan data, analisis kondisi drainase menggunakan EPA SWMM, penyusunan rekomendasi desain, serta sosialisasi dan penyerahan hasil kegiatan. Berdasarkan hasil simulasi EPA SWMM, dilakukan optimasi pada 4 ruas saluran prioritas yang terdiri atas 2 saluran primer dan 2 saluran sekunder. Hasil simulasi setelah optimasi menunjukkan meningkatnya kapasitas aliran sehingga jaringan drainase mampu mengalirkan debit rencana dengan lebih aman. Kegiatan sosialisasi mendapatkan respons positif dari masyarakat yang ditunjukkan melalui antusiasme peserta dalam menyampaikan permasalahan drainase yang terjadi di lingkungan. Rekomendasi desain yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sistem drainase di kawasan Perumahan Bukit Sejahtera. Kata kunci: drainase; perumahan; redesain saluran; EPA SWMM. Abstract Drainage issues in urban residential areas are caused by standing water due to insufficient capacity of the drainage system to handle the volume of rainwater runoff. This condition occurs in the Bukit Sejahtera Housing Estate in RW 04, Karang Jaya, Palembang, where there is sedimentation, blockage of the drainage system due to domestic waste, and damage to the drainage system's construction. The goal of this PkM is to provide recommendations for redesigning the drainage system to improve its performance and reduce the potential for flooding. The project was carried out by five faculty members and six students from the Indo Global Mandiri University, in collaboration with the Karang Jaya District Office and the RW 04 community representatives. The implementation method of the activity includes the preparation stage, field survey, data collection, analysis of the drainage conditions using EPA SWMM, design recommendations, and socialization and delivery of the activity results. Based on the EPA SWMM simulation results, optimization was performed on four priority channels, consisting of two primary and two secondary channels. The results of the simulation after optimization show an increase in flow capacity, so the drainage network can safely handle the planned flow rate. The socialization activity received positive feedback from the community, as evidenced by the participants' enthusiasm in sharing drainage issues in their environment. The design recommendations produced are expected to serve as a reference for the development of the drainage system in the Bukit Sejahtera housing complex. Keywords: drainage; housing; redesigning channels; EPA SWMM.