Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan keterlibatan berbagai sektor termasuk komunitas sekolah. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pencegahan stunting melalui pembentukan komunitas sekolah Stunting-Free Warrior. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru, orang tua, dosen, dan mahasiswa. Evaluasi dilakukan dengan desain one-group pretest-posttest pada 28 orang tua siswa. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon signed rank test. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 68,44 ± 3,48 menjadi 90,54 ± 2,96 setelah intervensi. Uji Wilcoxon signed rank test menunjukkan peningkatan yang signifikan (p<0,001). Program juga menghasilkan pembentukan komunitas sekolah yang aktif dalam promosi gizi dan praktik penyusunan bekal sehat. Model Stunting-Free Warrior efektif meningkatkan pengetahuan gizi orang tua dan berpotensi menjadi strategi pemberdayaan berbasis sekolah untuk mendukung pencegahan stunting.
Copyrights © 2026