Mesada: Journal of Innovative Research
Vol. 3 No. 1 (2026): January-June

Perkembangan Tafsir di Nusantara

Farid Adnir (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Suci Rahmadina (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Hanif Triansyah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
M. Ridho Baihaki (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sejarah, karakteristik metodologi, dan periodisasi perkembangan tafsir Al-Qur'an di Nusantara, serta melacak kontribusi penting para mufasir lokal beserta karya-karyanya. Sebagai wilayah dengan keragaman budaya dan kebahasaan non-Arab, tradisi tafsir di Indonesia melewati proses pribumisasi yang panjang melalui adaptasi ke dalam bahasa daerah dan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan historis-kontekstual berbasis studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan tafsir di Nusantara bertransformasi melalui empat periode utama. Pertama, Periode Klasik (Abad 8–15 M), dicirikan oleh penyampaian lisan, praktis-integral dengan ilmu keislaman lain, dan ber-metode ijmali. Kedua, Periode Tengah (Abad 16–18 M), ditandai dengan mulainya kodifikasi tertulis dalam bahasa lokal (Melayu-Jawi) seperti karya perintis Tarjuman al-Mustafid karya Abdurrauf as-Sinkili. Ketiga, Periode Pramodern (Abad 19 M), ditandai dengan sistem pengajaran halaqah, penulisan syarah, dan lahirnya tafsir berbahasa Arab Marah Labid karya Nawawi al-Bantani. Keempat, Periode Modern (Abad 20 M hingga sekarang), yang dipengaruhi oleh gerakan pembaruan Islam Timur Tengah, pelembagaan akademik di perguruan tinggi (IAIN/UIN), serta lahirnya ragam tafsir berbahasa daerah (Jawa dan Sunda) hingga tafsir kontemporer komparatif seperti Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi tafsir di Indonesia memiliki jalur orisinalitasnya sendiri yang sangat adaptif dalam mendialogkan teks suci Al-Qur'an dengan realitas sosial, bahasa, dan budaya lokal masyarakat Nusantara.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mesada

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Other

Description

The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in ...