Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi dengan model Student Teams Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) topik “Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh” untuk siswa kelas V SD Negeri 4 Kawan, Bangli. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang ahli bahasa, 9 orang peserta didik pada uji coba kelompok kecil, dan 10 orang peserta didik pada uji coba lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 90,4% dengan kategori sangat valid. Hasil uji ahli bahasa memperoleh persentase sebesar 80% dengan kategori cukup valid. Hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 92,3% dengan kategori sangat valid, sedangkan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 93,3% dengan kategori sangat valid. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi dengan model STAD telah memenuhi aspek desain pembelajaran, kebahasaan, tampilan, dan keterlaksanaan pembelajaran sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar.
Copyrights © 2026