Jurnal Nirta: Studi Inovasi
Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi

Filsafat Ilmu dalam Praktik Ritual dan Ibadah dalam Islam

Sara, Meutia (Unknown)
Nasution, Hasyimsyah (Unknown)
Salamuddin, Salamuddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

Worship in Islam has a very broad and profound meaning; it is not limited to the performance of formal rituals such as prayer, zakat, and the Hajj, but encompasses a spiritual dimension that connects humans directly with Allah SWT. True worship is not merely physical movements or verbal recitations, but a form of total devotion that demands sincerity, devotion, and inner awareness. This study aims to explore the essence of worship comprehensively through a literature review approach, examining various scientific sources and religious interpretations. This is a qualitative study employing a literature review design for data collection and analysis. This research design was chosen to gain a deep understanding of the essence of worship in Islam, encompassing both ritual and spirituality. The data sources in this study are derived from primary literature such as the Qur’an and hadith. Meanwhile, secondary literature sources include books on the essence of worship, academic/scientific journals, and scientific articles. The results of this discussion indicate that the highest degree of devotion is worship grounded in sincerity and deep understanding, which brings inner peace, strengthens faith, and encourages people to do good in their daily lives. Thus, worship serves as a means of self-purification and a path to true happiness in this world and the hereafter. This study concludes that worship in Islam encompasses ritual and spiritual aspects that demand sincerity and inner awareness. Through a literature review, it was found that worship that is deeply understood and practiced can foster inner peace, strengthen faith, and serve as a means of self-purification leading to happiness in this world and the hereafter. Ibadah dalam islam memiliki makna yang sangat luas dan mendalam, tidak hanya terbatas pada pelaksanaan ritual formal seperti shalat, zakat dan haji, tetapi yang mencakup dimensi spiritual yang menghubungkan manusia secara langsung dengan Allah SWT. Ibadah yang sejati bukan sekadar gerakan fisik atau bacaan lisan, melainkan bentuk penghambaan total yang menuntut keikhlasan, kekhusyukan, dan kesadaran batin. Penelitian ini bertujuan untuk menggali hakikat ibadah secara menyeluruh melalui Metode pendekatan kajian pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah dan tafsir keagamaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi pustaka dalam pengumpulan dan analisis data. Pendeketan desain studi ini dipilih untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang hakikat ibadah dalam Islam yang mencakup ritual dan spiritualitas. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari literatur primer seperti Al-Qur’an dan hadits. Sedangkan sumber dari literatur sekunder mencakup buku-buku tentang hakikat ibadah, jurnal akademik/ilmiah, dan artikel ilmiah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa derajat penghambaan yang sempurna adalah Ibadah yang dilandasi keikhlasan dan pemahaman mendalam akan melahirkan ketenangan jiwa, memperkokoh iman, serta mendorong manusia untuk berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, ibadah menjadi sarana penyucian diri sekaligus jalan menuju kebahagiaan hakiki dunia dan akhirat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibadah dalam Islam mencakup aspek ritual dan spiritual yang menuntut keikhlasan serta kesadaran batin. Melalui kajian pustaka, ditemukan bahwa ibadah yang dipahami dan diamalkan secara mendalam mampu menumbuhkan ketenangan jiwa, memperkuat iman, serta menjadi sarana penyucian diri menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JNSI

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education

Description

artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang keilmuan yaitu Pendidikan, Manajemen dan ...