Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi kenampakan alam dan buatan di daerahku yang didominasi dengan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan pengaruh model pembelajaran inkuiri berbantuan media rotating mini geotable terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas III sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan tipe kuasi eksperimen dengan desain dua kelompok yang sama-sama diberikan pretest posttest, namun hanya kelompok ekeperimen yang memperoleh perlakuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis melalui uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,67 dan kelas kontrol sebesar 50,92. Selain itu, uji hipotesis nilai signifikasi sebesar 0,000 (sig < 0,05) dan nilai thitung sebesar 7,072 lebih besar dari ttabel 1,706 (thitung > ttabel), sehingga dapat dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil rekapitulasi indikator berpikir kritis, siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan pada seluruh indikator dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol hanya mengalami peningkatan pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri berbantuan media rotating mini geotable dinyatakan berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026