Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS materi Sistem Pernapasan Manusia siswa kelas 5 SD Tri Dharma Sei Semayang. Kondisi awal menunjukkan proses pembelajaran masih konvensional, dengan rata-rata nilai siswa 67 dan ketuntasan klasikal hanya 25,71% (9 dari 35 siswa) di bawah KKM (75). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru, siswa, serta hasil belajar melalui model Discovery Learning dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara, lalu dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran yang signifikan. Aktivitas guru meningkat dari kategori "Kurang" (43,33%) pada pra-tindakan, menjadi "Baik" (70%) pada Siklus I, dan "Sangat Baik" (93,33%) pada Siklus II. Sejalan dengan itu, rata-rata nilai kognitif siswa meningkat bertahap dari 67 (pra-tindakan) menjadi 74,28 (Siklus I), dan mencapai 83,42 (Siklus II). Ketuntasan klasikal juga melonjak dari 25,71% menjadi 65,71% pada Siklus I, hingga mencapai 88,57% (31 siswa) pada Siklus II. Hasil wawancara mengonfirmasi bahwa perbaikan manajemen kelompok dan bimbingan intensif membuat siswa lebih proaktif dan mandiri memahami konsep. Disimpulkan bahwa model Discovery Learning efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS siswa.
Copyrights © 2026