Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren dan evolusi penelitian terkait Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam literatur akuntansi melalui pendekatan analisis bibliometrik. Data diperoleh dari database Scopus dengan rentang tahun 2015–2025, menghasilkan 142 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan jaringan co-occurrence kata kunci, peta bibliographic coupling, dan peta kepadatan (density visualization). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi ESG—terutama pasca tahun 2022—yang didorong oleh regulasi pelaporan keberlanjutan global seperti CSRD, ISSB S1/S2, dan GRI Standards. Enam klaster tematik teridentifikasi: (1) tata kelola dan pelaporan keberlanjutan; (2) kinerja dan nilai perusahaan; (3) tanggung jawab sosial perusahaan; (4) akuntansi karbon dan perubahan iklim; (5) dampak pandemi COVID-19; dan (6) standar pelaporan SASB. Artikel paling banyak dikutip adalah Demers et al. (2021) dengan 330 sitasi, diikuti Luo & Tang (2023) dan Jørgensen et al. (2022). Jurnal Cogent Business and Management menjadi platform publikasi terbanyak. Penelitian ini mengidentifikasi gap penelitian di negara berkembang—khususnya di kawasan ASEAN—serta kebutuhan akan studi tentang greenwashing, akuntansi karbon, dan integrasi teknologi dalam pelaporan ESG. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan literatur akuntansi lingkungan di Indonesia dan tingkat global.
Copyrights © 2026