Jurnal Medika: Medika
in progres

Remaja Tangguh Tanpa Cemas: Differential Reinforcement of Zero Responding (DR0) dan Komunikasi Efektif

Linda Widyastuti (Universitas Bhakti Kencana)
Yoko Jimmy Panjaitan (Universitas Bhakti Kencana)
Myrna Anissaniwaty (Universitas Bhakti Kencana)
Alfi Fauzia Hakim (Universitas Bhakti Kencana)
Siti Nur’aeni (Universitas Bhakti Kencana)
Ira Hasianna Rambe (Universitas Bhakti Kencana)
Ginu Nugina (Universitas Bhakti Kencana)
Rena Nurafrizki Sonia (Universitas Bhakti Kencana)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan psikologis yang dialami oleh siswa SMK Bhakti Kencana, khususnya meningkatnya kecemasan yang disebabkan oleh tekanan akademik, tuntutan sosial, serta ketidakpastian terkait jalur karier di masa depan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, munculnya perilaku menghindar, serta terhambatnya pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program ini menerapkan Differential Reinforcement of Zero Responding (DR0) sebagai strategi modifikasi perilaku untuk mendukung regulasi kecemasan yang adaptif, yang dipadukan dengan pelatihan komunikasi efektif guna mendorong interaksi sosial yang sehat. Program ini menggunakan desain pra-eksperimen one-group pre-test–post-test. Intervensi dilakukan melalui sesi pelatihan interaktif dan simulasi yang berfokus pada penerapan DR0 dalam pengelolaan kecemasan serta latihan keterampilan komunikasi praktis. Kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik terbimbing dan pendampingan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah untuk memfasilitasi penerapan keterampilan dalam konteks akademik maupun sosial. Efektivitas program dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test terstandar yang mengukur tingkat kecemasan dan keterampilan komunikasi interpersonal. Data dianalisis menggunakan uji paired-sample t-test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan serta peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal yang signifikan setelah intervensi. Uji paired-sample t-test menghasilkan nilai signifikansi p < 0,001 (α = 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pre-test dan post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi terintegrasi tersebut efektif dalam meningkatkan regulasi kecemasan yang adaptif dan kompetensi komunikasi siswa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil ...