Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh pesan edukasi kesehatan terhadap citra Rumah Sakit Alfi Fauzia Hakim; Madinatul Munawaroh; Nadia Ushfuri Amini; Bilqis Annisa; Anti Restiani Febrianti
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 2 No 2 (2022): Perawatan Pasien Yang Menderita Tuberkulosis Paru
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v2i2.294

Abstract

Background: Providing educational messages by health workers to patients and their families is a form of service provided by the hospital where the patient is treated and gets treatment. The quality of health services is currently getting high demands from people who are increasingly aware of health. Good service quality affects the high level of satisfaction of patients and their families as a public audience. This will also affect the image that is formed about the hospital. Purpose: To determine the effect of health education messages on the image of the Hospital institution. Methods: The method used is quantitative, with an explanatory survey approach. Results: The results of this study show that the results of the validity test on all questions in the questionnaire are valid, the results of the reliability test of the questionnaire state that they are reliable. The effect of giving health education messages in the form of tips directly on the image has a greater value, namely 11.4%, compared to information processing, both the central route, which is 4.5% and the peripheral route, which is 0.2%. Conclusion: There is an influence on health education messages in the form of tips on the image of Hospital institutions in Bandung Regency, West Java, both directly and through information processing, but it is very small and not significant.   Pendahuluan: Pemberian pesan-pesan edukasi oleh tenaga kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien merupakan salah satu bentuk pelayanan yang diberikan rumah sakit tempat pasien tersebut berobat dan mendapatkan tindakan. Kualitas pelayanan kesehatan saat ini mendapatkan tuntutan yang tinggi dari masyarakat yang semakin sadar akan kesehatan. Kualitas pelayanan yang baik berpengaruh pada tingginya tingkat kepuasan pasien dan keluarga pasien sebagai publik khalayak. Hal ini akan berpengaruh juga pada citra yang terbentuk mengenai rumah sakit tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pesan edukasi kesehatan terhadap citra lembaga Rumah Sakit. Metode: Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pendekatan survei eksplanatori. Hasil: Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa hasil uji validitas pada semua butir pertanyaan dalam kuesioner valid, hasil uji reliabilitas kuesioner menyatakan reliabel. Pengaruh pemberian pesan edukasi kesehatan berupa tips secara langsung terhadap citra memiliki nilai lebih besar, yaitu 11,4%, dibandingkan melalui pemrosesan informasi, baik jalur sentral yaitu 4,5% maupun jalur periferal yaitu 0,2%. Simpulan: Terdapat pengaruh pada pesan edukasi kesehatan berupa tips terhadap citra lembaga Rumah Sakit di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, baik secara langsung maupun melalui pemrosesan informasi, namun sangat kecil dan tidak signifikan.
STOP CYBERBULLYING DENGAN PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG CYBERBULLYING DAN DAMPAK PSIKOLOGIS PADA REMAJA Heni Aguspita Dewi; Ayi Asnawi; Asep Roni; Linda Rofiasari; Alfi Fauziah Hakim; Deni Chandra Ramadhan; Silvia Sri Apriliani; Sri Lestari; Jajang Nurjaman
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i1.1046

Abstract

Universitas Bhakti Kencana bekerja sama dengan SMKN 1 dan SMAN 10 Kota Tasikmalaya untuk mengadakan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan dilakukan secara hybride yaitu offline dan online dengan sasaran siswa SMKN 1 dan SMAN 10 Kota Tasikmalaya. Pengabdian masyarakat ini berjujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja terkait dengan cyberbullying dan dampak psikologis cyberbullying. Beberapa upaya dilakukan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai cyberbullying dan dampak psikologis cyberbullying pada remaja. Beberapa agenda dilakukan diantaranya promosi kesehatan melalui pemberian edukasi berupa penyuluhan mengenai cyberbullying dan dampak psikologis yang dapat ditimbulkan dari cyberbullying. Siswa diminta untuk mengisi quesiner pre test dan post test yang bertujuan untuk mengukur seberapa jauh pemahaman remaja akan materi yang diberikan. Hasil menunjukan pengabdian pada masyarakat yan dilakulan melalui edukasi dapat meningkatan pemahaman remaja terhadap cyberbullying dan dampak psikologis cyberbullying. cyberbullying, dampak psikologis, pemahaman, remaja  
Optimalisasi Pembelajaran dan Komunikasi Keluarga di SMA Al Hadi Melalui Evaluasi Kognitif dan Intervensi Terpadu Anissaniwaty, Myrna; Widyastuti, Linda; Hakim, Alfi Fauzia; Panjaitan, Yoko Jimmy; Rambe, Ira Hasianna; Nur’aeni, Siti; Ardiva, Elsya; Abdul Jabar, Raihan
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 6 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v4i6.451

Abstract

Introduction: Challenges in education and family dynamisc often hinder optimal learning and development among students. They face difficulties in focusing during lessons and comprehending instructions, resulting in suboptimal academic performance. Objective: The purpose of this service was to enhance student;s cognitive abilities, focus, and emotional well being while also empowering parents to adopt effective communication strategies to foster a supportive learning environment. Method: This public service was conducted by through several stages, including administering the Faxtor Cognitive Ability Test (FCAT) to assess student’s cognitive skills. Workshop for innovative learning and entrepreneurship were organized for student and teacher. For parents, a psychoeducation sessions were conducted to enhance their communication strategies with their children. Result: The activities showed a positive impact, with students demonstrating increased focus and engagement during learning sessions. The workshops provided a platform for students to improve their communication, problem-solving, and teamwork skills Conclusion: This community service initiative successfully addressed critical issues at SMA Al Hadi by enhancing students’ cognitive and social skills while equipping parents with effective communication tools. These results underscore the potential for replicating similar programs in other schools facing comparable challenges.
Pengaruh pesan edukasi kesehatan terhadap citra Rumah Sakit Hakim, Alfi Fauzia; Munawaroh, Madinatul; Amini, Nadia Ushfuri; Annisa, Bilqis; Febrianti, Anti Restiani
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 2 No 2 (2022): Perawatan Pasien Yang Menderita Tuberkulosis Paru
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v2i2.294

Abstract

Background: Providing educational messages by health workers to patients and their families is a form of service provided by the hospital where the patient is treated and gets treatment. The quality of health services is currently getting high demands from people who are increasingly aware of health. Good service quality affects the high level of satisfaction of patients and their families as a public audience. This will also affect the image that is formed about the hospital. Purpose: To determine the effect of health education messages on the image of the Hospital institution. Methods: The method used is quantitative, with an explanatory survey approach. Results: The results of this study show that the results of the validity test on all questions in the questionnaire are valid, the results of the reliability test of the questionnaire state that they are reliable. The effect of giving health education messages in the form of tips directly on the image has a greater value, namely 11.4%, compared to information processing, both the central route, which is 4.5% and the peripheral route, which is 0.2%. Conclusion: There is an influence on health education messages in the form of tips on the image of Hospital institutions in Bandung Regency, West Java, both directly and through information processing, but it is very small and not significant.   Pendahuluan: Pemberian pesan-pesan edukasi oleh tenaga kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien merupakan salah satu bentuk pelayanan yang diberikan rumah sakit tempat pasien tersebut berobat dan mendapatkan tindakan. Kualitas pelayanan kesehatan saat ini mendapatkan tuntutan yang tinggi dari masyarakat yang semakin sadar akan kesehatan. Kualitas pelayanan yang baik berpengaruh pada tingginya tingkat kepuasan pasien dan keluarga pasien sebagai publik khalayak. Hal ini akan berpengaruh juga pada citra yang terbentuk mengenai rumah sakit tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pesan edukasi kesehatan terhadap citra lembaga Rumah Sakit. Metode: Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pendekatan survei eksplanatori. Hasil: Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa hasil uji validitas pada semua butir pertanyaan dalam kuesioner valid, hasil uji reliabilitas kuesioner menyatakan reliabel. Pengaruh pemberian pesan edukasi kesehatan berupa tips secara langsung terhadap citra memiliki nilai lebih besar, yaitu 11,4%, dibandingkan melalui pemrosesan informasi, baik jalur sentral yaitu 4,5% maupun jalur periferal yaitu 0,2%. Simpulan: Terdapat pengaruh pada pesan edukasi kesehatan berupa tips terhadap citra lembaga Rumah Sakit di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, baik secara langsung maupun melalui pemrosesan informasi, namun sangat kecil dan tidak signifikan.
Mewujudkan Sekolah Ramah Anak: Studi Kasus Program Kampanye 3 Dosa Besar Pendidikan Kampus Mengajar Siti Nur'aeni; Alfi Fauzia Hakim; Ermilda; Wazna Layalia Alyan; Rista Nurjani Hasnita; Syifa Nurfaujiah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan strategi mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7 dalam melaksanakan Kampanye 3 Dosa Besar Pendidikan di SMP Muhammadiyah 5 Kota Bandung. Kampanye ini berfokus pada upaya pencegahan perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual untuk mendukung terciptanya sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang divalidasi menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan berdasarkan metode interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampanye 3 Dosa Besar Pendidikan efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual. Pendekatan interaktif yang digunakan, seperti pembuatan poster, diskusi kelompok, dan talkshow, berhasil menciptakan pembelajaran yang relevan dan adaptif. Siswa menunjukkan perubahan sikap yang lebih menghargai perbedaan, menolak kekerasan, dan berkomitmen menjaga lingkungan yang aman. Keberhasilan program ini juga didukung oleh peran mahasiswa sebagai fasilitator yang mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan fleksibel. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelibatan mahasiswa dalam program berbasis pendidikan karakter untuk mendukung sekolah ramah anak. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan dosen pembimbing memperkuat implementasi program. Penelitian ini merekomendasikan pelibatan lebih banyak pihak, seperti orang tua, untuk memperluas dampak kampanye, serta pengembangan model kampanye yang dapat diterapkan di sekolah lain. Model ini diharapkan menjadi pendekatan berkelanjutan untuk mendukung pendidikan karakter dan menciptakan budaya sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak.
Membangun Generasi Bebas Stunting Melalui Edukasi Pranikah di SMPN 2 Pacet Hakim, Alfi Fauzia; Nur’aeni, Siti; Rahman, Mufti Fauzi; Mayasari, Astri; Astuti, Ni Luh Budi; Kansida, Amelia; Jabar, Raihan Abdul; Alyan, Wazna Layalia; Rosada, Amrina
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.603

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Kondisi ini dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak-anak, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas program edukasi pranikah yang diselenggarakan di SMPN 2 Pacet dalam membangun kesadaran dan pengetahuan siswa tentang pentingnya pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan participatory rural appraisal (PRA). Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa edukasi pranikah yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai stunting. Penyuluhan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mempengaruhi sikap remaja terhadap pernikahan dini. Meskipun seminar penyuluhan ini belum sepenuhnya efektif dalam mengubah perilaku, setidaknya terjadi peningkatan dalam pengetahuan peserta. Temuan ini menekankan pentingnya peran pendidikan kesehatan reproduksi sejak usia remaja untuk menciptakan generasi bebas stunting di masa depan. Program ini juga direkomendasikan untuk diimplementasikan secara luas di sekolah-sekolah lain sebagai upaya pencegahan dini. Selain itu, perlu dilakukan kerjasama multi sektoral antara pemerintah desa, petugas kesehatan, dan masyarakat dalam mencegah meningkatnya prevalensi stunting.
Description Study Of Millon's Personality Types On Marital Adjustments For Young Couples In Bandung Heryana, Nur Rakhmanto; Anissaniwaty, Myrna; Hakim, Alfi Fauzia
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 24 No. 2 (2022): AUGUST 2022
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v24i2.2992

Abstract

ne of the problems in marriage is due to by poor interaction between partners. The personality type of each influences this interaction. This study aims to determine the effect of Millon's personality type on marital adjustment. The subjects of this Research are   five married couples with a marriage age of 1-5 years. The technique used in this study is a non-probability sampling technique, namely purposive sampling. Method to measure marital adjustment, this study used the Dyadic Adjustment Scale (DAS), while to measure individual personality types, this study used the Millon Clinical Multiaxial Inventory-IV (MCMI-IV). MCMI-IV is a measuring tool that can represent a person's personality type. MCMI-IV Invalid Guidelines 1. V Scale > 1, 2. W Scale > 19, X Scale < 7 and > 114, 1-8B Scale (All) < 60 (BR). to test the research hypothesis using MCMI-IV and DAS software. The result is that there is an influence of personality type with marital adjustment. Conclusion Certain personality types correlate with patterns of marital adjustment between partners.
Representasi Relasi Sehat dan Pemulihan Diri Pada Lirik Lagu “AH” Karya Nadin Amizah Mufti Fauzi; Santi Puspita Sari; Alfi Fauzia Hakim
Jurnal Inovasi Komunikasi Volume 4, No. 1, April 2026, Jurnal Inovasi Komunikasi (JIKOM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jikom.v4i1.9268

Abstract

This study examines the representation of healthy relationships and self-healing in the song Ah by Nadin Amizah using Charles Sanders Peirce’s semiotic framework. In recent years, popular music has increasingly functioned not only as entertainment but also as a cultural text that shapes public understanding of emotional well-being and relational meanings. However, limited studies have specifically explored how song lyrics construct relationships as psychological safe spaces and media for self-recovery. This research aims to identify and interpret the system of signs within the lyrics of Ah that represent healthy relationships and self-healing processes. This study employs a qualitative method with a communication semiotics approach. The data consist of lyrical texts analyzed through Peirce’s triadic model of sign, object, and interpretant. Data were collected through documentation and literature study and examined using close reading techniques to capture symbolic, affective, and relational meanings. The findings reveal that the lyrics of Ah construct relationships as non-exploitative emotional spaces, emphasizing mutual effort, emotional openness, spiritual gratitude, and future-oriented hope. The song represents relationships not as sources of emotional conflict but as spaces of psychological security, identity recovery, and emotional sustainability. This study contributes to communication studies by positioning song lyrics as cultural texts that actively construct meanings of healthy relationships and emotional well-being in popular culture.
Remaja Tangguh Tanpa Cemas: Differential Reinforcement of Zero Responding (DR0) dan Komunikasi Efektif Linda Widyastuti; Yoko Jimmy Panjaitan; Myrna Anissaniwaty; Alfi Fauzia Hakim; Siti Nur’aeni; Ira Hasianna Rambe; Ginu Nugina; Rena Nurafrizki Sonia
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ha2b2g46

Abstract

Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan psikologis yang dialami oleh siswa SMK Bhakti Kencana, khususnya meningkatnya kecemasan yang disebabkan oleh tekanan akademik, tuntutan sosial, serta ketidakpastian terkait jalur karier di masa depan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, munculnya perilaku menghindar, serta terhambatnya pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program ini menerapkan Differential Reinforcement of Zero Responding (DR0) sebagai strategi modifikasi perilaku untuk mendukung regulasi kecemasan yang adaptif, yang dipadukan dengan pelatihan komunikasi efektif guna mendorong interaksi sosial yang sehat. Program ini menggunakan desain pra-eksperimen one-group pre-test–post-test. Intervensi dilakukan melalui sesi pelatihan interaktif dan simulasi yang berfokus pada penerapan DR0 dalam pengelolaan kecemasan serta latihan keterampilan komunikasi praktis. Kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik terbimbing dan pendampingan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah untuk memfasilitasi penerapan keterampilan dalam konteks akademik maupun sosial. Efektivitas program dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test terstandar yang mengukur tingkat kecemasan dan keterampilan komunikasi interpersonal. Data dianalisis menggunakan uji paired-sample t-test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan serta peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal yang signifikan setelah intervensi. Uji paired-sample t-test menghasilkan nilai signifikansi p < 0,001 (α = 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pre-test dan post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi terintegrasi tersebut efektif dalam meningkatkan regulasi kecemasan yang adaptif dan kompetensi komunikasi siswa.
Pengembangan Modul “CIKINI” dan Pelatihan Kader Untuk Mewujudkan Desa Ramah Lansia di Cikawao Yoko Jimmy Panjaitan; Alfi Fauzia Hakim; Linda Widyastuti; Ira Hasianna Rambe
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v4i3.6403

Abstract

Cikawao Village, located in Pacet District, Bandung Regency, is a rural area characterized by strong social cohesion, communal values, and local wisdom. The elderly population constitutes a significant proportion of the community and requires special attention in efforts to promote sustainable community development. This community service program aimed to support the development of an Age-Friendly Village through a psychosocial approach that emphasizes active participation, intergenerational collaboration, and community empowerment. The program was carried out through three main activities: (1) participatory data collection and health screening for older adults, (2) training of age-friendly cadres focusing on empathic communication and the psychology of aging, and (3) the development of the CIKINI (Carita Jeung Aki Nini) module as a community-based tool for psychosocial education and social engagement. The program involved collaboration among lecturers, students, village officials, community organizations, and local leaders. The results demonstrated improved knowledge and skills of participants, increased community awareness regarding the role of older adults, and a collective commitment through the declaration of Cikawao as an Age-Friendly Village. This initiative is expected to serve as a sustainable model for promoting elderly well-being through psychosocial empowerment and community-based participation.