Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

MILLEU THERAPY DENGAN SENI KREASI MUSIK TERHADAP KESEPIAN LANSIA SAAT PANDEMI COVID-19 Ermilda Ermilda; Linda Widyastuti; Siti Nura'eni; Sarah Faulia Azhara
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 12 No 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v12i3.591

Abstract

Loneliness in the elderly is seen as unique because it has an impact on complex health problems. To date, there have been no studies of lonely elderly people during a pandemic. The Milleu Therapy intervention in the art of music (singing) can be used as an alternative to reduce the loneliness of the elderly during a pandemic. One of the advantages of this musical art creation therapy is to develop self-esteem, increase the ability to relate to others, foster an attitude of trust in others, as well as positive change and prepare oneself to return to society by channeling the creativity of the elderly by singing in pandemic situations in the elderly and can cooperate with each other. The purpose of this study was to analyze the effect of milieu therapy in the creation of music on the reduction of loneliness in the elderly during the COVID-19 pandemic. This study used a pre-experimental one-group pre-posttest design. The population in this study used a purposive sampling technique. The results of the Wilcoxon Sign Rank Test statistical test showed an effect of the musical art creation method (singing) on the decrease in the loneliness of the elderly.
OPTIMALISASI PERAN TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN (TTK) DAN PERSATUAN AHLI FARMASI INDONESIA (PAFI) DALAM SWAMEDIKASI SEDIAAN OBAT SYRUP DIDUGA PENYEBAB GANGGUAN GINJAL PADA ANAK Ika Kurnia Sukmawati; Melysa Melysa; Karimah Karimah; Denni Fransiska Helena M.; Linda Widyastuti; Dean Alayubi; Fanni Azzahra
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan sendiri banyak dilakukan di masyarakat untuk mengobati penyakit atau gejala penyakit dengan cara membeli obat di apotik atau toko obat. Pengobatan harus dilakukan dengan benar, sehingga masyarakat memerlukan informasi yang jelas untuk mengambil keputusan mengenai jenis dan jumlah obat yang akan digunakan serta cara penggunaan yang benar. Untuk dapat meningkatkan pemahaman para TenagaTeknis Kefarmasian dalam memberikan swamedikasi pemilihan obat penurun demam yang aman dan tidak menyebabkan gagal ginjal akut pada maka dilakukan Pengabdian masyarakat dengan mengadakan webinar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh 5 dosen Universitas Bhakti Kencana dari kelompok 4 yang diketuai oleh apt. Ika Kurnia Sukmawati, M.Si membawakan materi Swamedikasi pemberian sirup penurun demam yang aman pada anak, disertai dosen lain sebagai anggota yang berperan sebagai pemateri yaitu Linda Widyastuti., S.Psi., M.Psi., Psikolog Psikolog dengan membawakan materi mengenai “Teknik Stabilitasi Emosi” , di jelaskan stress adalah respon tubuh terhadap tekanan dari luar, Ibu Denni Fransiska Helena M. S.Kp., M.Kep. , Karimah, SST., M.Tr.Keb dan Melysa, S.ST, membawakan materi dan video tentang penanganan demam pada anak.selain itu juga acara ini dibantu oleh mahasiswa dari prodi D3 Farmasi UBK Kegitan ini di hadiri kurang lebih 250 peserta. Harapannya TTK dalam menjalankan tugas sebaiknya mengetahui berita terkini terkait permasalahan obat dan mampu berkontribusi dalam memecahkan masalahnya dalam memberikan informasi obat yang baik dan benar.
PENTINGNYA PERILAKU HIDUP SEHAT DALAM PENANGGULANGAN HIPERTENSI MELALUI PEMBERIAN PENYULUHAN PADA MASYARAKAT DESA CILAYUNG-JAWA BARAT Linda Widyastuti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 5: Mei 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan serta mendukung terjadinya aktivitas lebih optimal. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian di dunia. Hasil Survey menunjukkan bahwa Desa Cilayung merupakan desa yang mengalami angka penderita Hipertensi yang tinggi. Sebagai upaya menyelesaikan permasalahan tersebut peneliti mengadakan penyuluhan pengetahuan tentang pentingnya perubahan perilaku hidup sehat guna meningkatkan kesadaran masyarakat desa Cilayung mengenai penyakit Hipertensi. Untuk menganalisis perubahan pengetahuannya setelah dilakukan penyuluhan menggunakan metode pre-experiment design dengan Rancangan one group pretest and posttest design. Pada tahap analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji paired sample t-test. Dari 2 data analisis tersebut didapat bahwa adanya peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya perubahan perilaku hidup sehat guna menanggulangi permasalahan Hipertensi.
Strategi Positioning Masjid Al-jabbar sebagai Destinasi Wisata Religi yang Menunjang Kesehatan Mental Ira Hasianna Rambe; Mufti Fauzi Rahman; Dedeh Dahlia; Linda Widyastuti
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v5i2.7634

Abstract

This study aims to analyze how visitors’ experiences shape the positioning of Al-Jabbar Grand Mosque as a modern religious destination that supports mental health. The research focuses on emotional experiences, perceptions of the physical environment, social interactions, and the meanings constructed by visitors during their time in the mosque area. A qualitative approach with a phenomenological design was used, as this study seeks to understand the subjective meanings of visitors’ experiences in depth. The informants consisted of 22 participants 9 male and 13 female visitors selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using processes of data reduction, thematic categorization, and meaning interpretation. The results show that visitors experience a strong sense of tranquility, comfort, and psychological restoration, including a “being away” sensation from the pressures of daily routines. The mosque’s architecture, lakeside landscape, and open-space ambience contribute significantly to calming spiritual and psychological experiences. Social interactions between visitors and mosque staff further reinforce positive perceptions of the mosque environment. These findings indicate that the positioning of Al-Jabbar Mosque naturally emerges through visitors’ authentic experiences rather than through formal promotional strategies. This study is expected to serve as a reference for mosque administrators in developing modern religious spaces that support the emotional well-being of the community.
Remaja Tangguh Tanpa Cemas: Differential Reinforcement of Zero Responding (DR0) dan Komunikasi Efektif Linda Widyastuti; Yoko Jimmy Panjaitan; Myrna Anissaniwaty; Alfi Fauzia Hakim; Siti Nur’aeni; Ira Hasianna Rambe; Ginu Nugina; Rena Nurafrizki Sonia
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ha2b2g46

Abstract

Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan psikologis yang dialami oleh siswa SMK Bhakti Kencana, khususnya meningkatnya kecemasan yang disebabkan oleh tekanan akademik, tuntutan sosial, serta ketidakpastian terkait jalur karier di masa depan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, munculnya perilaku menghindar, serta terhambatnya pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program ini menerapkan Differential Reinforcement of Zero Responding (DR0) sebagai strategi modifikasi perilaku untuk mendukung regulasi kecemasan yang adaptif, yang dipadukan dengan pelatihan komunikasi efektif guna mendorong interaksi sosial yang sehat. Program ini menggunakan desain pra-eksperimen one-group pre-test–post-test. Intervensi dilakukan melalui sesi pelatihan interaktif dan simulasi yang berfokus pada penerapan DR0 dalam pengelolaan kecemasan serta latihan keterampilan komunikasi praktis. Kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik terbimbing dan pendampingan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah untuk memfasilitasi penerapan keterampilan dalam konteks akademik maupun sosial. Efektivitas program dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test terstandar yang mengukur tingkat kecemasan dan keterampilan komunikasi interpersonal. Data dianalisis menggunakan uji paired-sample t-test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan serta peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal yang signifikan setelah intervensi. Uji paired-sample t-test menghasilkan nilai signifikansi p < 0,001 (α = 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pre-test dan post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi terintegrasi tersebut efektif dalam meningkatkan regulasi kecemasan yang adaptif dan kompetensi komunikasi siswa.
The HUBUNGAN INTERPERSONAL MINDFULNESS DAN KOMUNIKASI EFEKTIF PADA PENGURUS ORGANISASI KEMAHASISWAAN Linda Widyastuti; Dedeh Dahlia; Ira Hasianna Rambe; Rena Nurafrizki Sonia; Ginu Nugina
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10686

Abstract

Individuals within the 18–22 age group are generally undergoing the late adolescent developmental stage, a period characterized by various demands for social adjustment, including within student organizational settings. In this context, effective communication skills constitute one of the essential competencies that support successful collaboration among members and the overall achievement of organizational goals. Among the factors presumed to influence such skills, interpersonal mindfulness defined as a state of full awareness and presence during interactions with others is considered to play a significant role. This study was designed to examine the extent of the relationship between interpersonal mindfulness and effective communication skills among individuals occupying core positions in student organizations. Methodologically, the study employed a quantitative approach with a correlational design. Data were collected through the distribution of online questionnaires to 37 respondents using the Interpersonal Mindfulness Scale (IMS) and an effective communication measurement instrument. Given that the data distribution did not meet the assumption of normality, statistical analysis was conducted using Spearman’s rho test. The findings revealed a positive and significant relationship between the two variables (r = 0.553; p < 0.001). This indicates that higher levels of interpersonal mindfulness are associated with better effective communication skills. These findings carry practical implications by emphasizing the importance of developing interpersonal mindfulness through structured training programs as a concrete effort to enhance the quality of communication within student organizations. ABSTRAK Individu yang berada pada kelompok usia 18–22 tahun tengah menjalani fase akhir masa remaja, suatu periode yang diwarnai oleh berbagai tuntutan dalam menyesuaikan diri secara sosial, tak terkecuali di lingkungan organisasi kemahasiswaan. Dalam konteks tersebut, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi salah satu kompetensi krusial yang menopang keberhasilan kolaborasi antar anggota maupun ketercapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Di antara sejumlah faktor yang diperkirakan turut memengaruhi kemampuan tersebut, interpersonal mindfulness yakni kondisi kesadaran yang hadir secara penuh saat berinteraksi dengan orang lain dianggap memiliki peranan yang cukup signifikan. Studi ini dirancang untuk menelaah sejauh mana keterkaitan antara interpersonal mindfulness dan keterampilan komunikasi efektif pada individu yang menduduki posisi inti dalam organisasi kemahasiswaan. Secara metodologis, penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, di mana pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 37 responden dengan memanfaatkan Interpersonal Mindfulness Scale (IMS) serta instrumen pengukur komunikasi efektif. Mengingat distribusi data yang tidak memenuhi asumsi normalitas, analisis statistik dilakukan menggunakan uji Spearman's rho. Hasil yang diperoleh mengindikasikan adanya hubungan yang positif sekaligus signifikan antara kedua variabel tersebut (r = 0,553; p < 0,001). Artinya, peningkatan pada tingkat interpersonal mindfulness seseorang sejalan dengan semakin baiknya kualitas komunikasi efektif yang dimilikinya. Temuan ini membawa implikasi praktis yang menegaskan urgensi pengembangan interpersonal mindfulness melalui program pelatihan yang terstruktur, sebagai upaya nyata dalam meningkatkan mutu komunikasi di lingkup organisasi kemahasiswaan.
Pengembangan Modul “CIKINI” dan Pelatihan Kader Untuk Mewujudkan Desa Ramah Lansia di Cikawao Yoko Jimmy Panjaitan; Alfi Fauzia Hakim; Linda Widyastuti; Ira Hasianna Rambe
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v4i3.6403

Abstract

Cikawao Village, located in Pacet District, Bandung Regency, is a rural area characterized by strong social cohesion, communal values, and local wisdom. The elderly population constitutes a significant proportion of the community and requires special attention in efforts to promote sustainable community development. This community service program aimed to support the development of an Age-Friendly Village through a psychosocial approach that emphasizes active participation, intergenerational collaboration, and community empowerment. The program was carried out through three main activities: (1) participatory data collection and health screening for older adults, (2) training of age-friendly cadres focusing on empathic communication and the psychology of aging, and (3) the development of the CIKINI (Carita Jeung Aki Nini) module as a community-based tool for psychosocial education and social engagement. The program involved collaboration among lecturers, students, village officials, community organizations, and local leaders. The results demonstrated improved knowledge and skills of participants, increased community awareness regarding the role of older adults, and a collective commitment through the declaration of Cikawao as an Age-Friendly Village. This initiative is expected to serve as a sustainable model for promoting elderly well-being through psychosocial empowerment and community-based participation.
Meningkatkan Konsistensi Pengerjaan Tugas Akademik Mahasiswa melalui Program Modifikasi Perilaku Berbasis Self-Monitoring (Desain A-B-A) Wazna Layalia Alyan; Elsya Ardiva; Linda Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program modifikasi perilaku menggunakan teknik self-monitoring dan positive reinforcement dalam meningkatkan konsistensi pengerjaan tugas akademik. Program diterapkan dengan desain A–B–A pada satu subjek. Hasil menunjukkan adanya peningkatan durasi belajar, penurunan gangguan non-akademik, serta kemampuan mempertahankan perilaku belajar meskipun penguatan eksternal dihentikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa permasalahan akademik subjek lebih berkaitan dengan regulasi perilaku dibandingkan dengan kemampuan akademik. Self-monitoring terbukti meningkatkan kesadaran diri terhadap perilaku belajar, sedangkan positive reinforcement memperkuat perilaku adaptif. Meskipun distraksi smartphone belum sepenuhnya tereliminasi, program ini berhasil membentuk pola belajar yang lebih terstruktur. Dengan demikian, program modifikasi perilaku berbasis data dan bertahap efektif sebagai dasar pengembangan intervensi lanjutan dalam meningkatkan regulasi perilaku belajar.
Upgrade Disiplin Waktu Mahasiswa dengan Token Economy: Studi Single-Subject Research (SSR) pada Mahasiswa Siti Nurul Amiroh; Salsabila Hudaya; Linda Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan token economy dalam meningkatkan kedisiplinan waktu mahasiswa, khususnya dalam kehadiran tepat waktu mengikuti perkuliahan. Penelitian menggunakan desain Single-Subject Research (SSR) yang terdiri atas fase baseline, fase intervensi, dan fase kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline, perilaku disiplin waktu subjek belum konsisten. Setelah diberikan intervensi token economy, terjadi peningkatan perilaku hadir tepat waktu secara signifikan dan konsisten. Pada fase kemandirian, meskipun penguatan berupa token dihentikan, subjek tetap mampu mempertahankan perilaku disiplin waktu. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku disiplin waktu yang terbentuk telah terinternalisasi dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada penguatan eksternal. Dengan demikian, token economy terbukti efektif sebagai strategi modifikasi perilaku untuk meningkatkan kedisiplinan waktu mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi.