Rata-rata produktivitas kopi rakyat sangat rendah dan beragam. Kesuburan tanah berpasir yang miskin fosfat dianggap sebagai salah satu kendala utama yang membatasi produktivitas kopi. Upaya yang dapat dilakukan adalah aplikasi pupuk kandang kambing ke zona perakaran tanaman kopi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh aplikasi pupuk kandang kambing melalui LRB terhadap ketersediaan fosfat tanah dan kinerja tanaman kopi. Penelitian dilakukan di kebun kopi rakyat di wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Perlakuan dosis pupuk kandang kambing adalah 0, 5, 10,15 dan 20 ton.ha-1 yang diaplikasikan melalui LRB 40 cm. Setiap perlakuan diulang empat kali dalam Rancangan acak kelompok (RAK). Pengamatan dilakukan lima bulan setelah aplikasi, meliputi pH tanah, C-organik, N-total, P-tersedia, N-daun, P-daun, klorofil daun dan hasil buah kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi pupuk kandang kambing melalui lubang resapan biopori (BIH) meningkatkan kandungan C organik tanah sebesar 26% dan P-Bray 1 sebesar 35% pada kedalaman tanah 0-60 cm, dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Perlakuan ini juga meningkatkan hasil kopi sekitar 45% dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Ada hubungan linear berganda antara hasil kopi (Y) dengan kandungan P-tersedia topsoil (X1), kandungan P-tersedia subsoil (X3), kandungan P-daun kopi (X4), kandungan C-organik subsoil (X2), dan kandungan klorofil daun kopi (X5), dengan urutan besarnya kontribusi pengaruh terhadap hasil kopi: X1 > X3 > X4 > X2 > X5.
Copyrights © 2022