Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengalaman implementasi model sequenced berbasis pelestarian salak sebagai potensi lokal bangkalan pada pembelajaran IPAS kelas IV, respon siswa selama menerima pembelajaran tersebut, dan bagaimana kesan guru selama menyajikan pembelajaran tersebut. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sistematis hingga diperoleh 7 orang sampel. Sampel terdiri dari 1 orang guru wali kelas sebagai pengajar dan 6 orang siswa kelas IVA dengan rincian masing-masing 2 siswa dengan kemampuan kognitif tinggi, sedang, dan rendah yang ditunjuk berdasarkan hasil rapot semester sebelumnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pembelajaran IPAS berbasis pelestarian salak sebagai potensi lokal Bangkalan berjalan lancar. Guru memiliki kompetensi yang baik untuk dapat menyajikan pembelajaran tersebut sehingga siswa secara umum dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan kondusif.
Copyrights © 2024