Kelelahan akibat bekerja merupakan masalah kesehatan yang dapat mengurangi kinerja, meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan di tempat kerja, serta memengaruhi kesehatan secara umum bagi para pekerja. Status gizi dan tingkat asupan zat gizi makro diasumsikan memengaruhi terjadinya kelelahan kerja, tetapi hasil penelitian masih menunjukkan adanya perbedaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsi zat gizi makro dan kondisi gizi, serta faktor-faktor pekerjaan terhadap tingkat kelelahan kerja, berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah diterbitkan.Penelitian ini berupa tinjauan pustaka yang disusun sesuai dengan panduan PRISMA 2020. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Garuda dengan menggunakan kata kunci yang terkait dengan asupan energi, protein, karbohidrat, lemak, status gizi, serta kelelahan kerja. Artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 tersedia dalam bentuk teks lengkap dan memenuhi kriteria untuk termasuk dalam analisis secara naratif. Sebanyak lima belas artikel memenuhi kriteria dan diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi karbohidrat merupakan faktor yang paling stabil terkait dengan rasa lelah yang terjadi saat bekerja. Mengatakan hubungan antara asupan energi dan protein dengan kelelahan kerja masih menunjukkan hasil yang belum konsisten, sedangkan sebagian besar penelitian tidak menemukan hubungan antara asupan lemak dengan kelelahan kerja. Hubungan antara status gizi dan kelelahan kerja menunjukkan hasil yang beragam, hal ini dipengaruhi oleh karakteristik dari peserta penelitian, cara pengukuran yang digunakan, serta faktor-faktor terkait pekerjaan. Kelelahan kerja merupakan kondisi multifaktorial. Asupan karbohidrat memiliki hubungan yang paling konsisten dengan kelelahan kerja, sedangkan hubungan antara asupan energi, protein, lemak, serta kondisi gizi masih dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari individu maupun lingkungan kerja.
Copyrights © 2026