Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara siswa mengakses informasi, terutama melalui media berita daring. Kondisi ini menuntut siswa memiliki kemampuan membaca kritis untuk memahami, menganalisis, dan mengevaluasi kredibilitas informasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan membaca kritis siswa dalam memahami teks berita daring melalui kajian pustaka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review terhadap berbagai artikel ilmiah yang membahas membaca kritis, teks berita daring, dan literasi digital. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi melalui tahap identifikasi, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan membaca kritis membantu siswa membedakan fakta dan opini, mengidentifikasi kesalahan berbahasa, mengenali bias media, serta menilai keakuratan informasi. Selain itu, penggunaan media pembelajaran digital dan strategi pembelajaran seperti teknik POINT (Purpose, Overview, Interpret, Note, Test) terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa. Oleh karena itu, penguatan kemampuan membaca kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia penting untuk mendukung peningkatan literasi digital siswa di era informasi.
Copyrights © 2026