Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku pernikahan dini pada remaja putri di Kecamatan Sukolilo. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain case-control retrospektif. Populasi penelitian berjumlah 275 pasangan muda yang menikah di KUA Kecamatan Sukolilo selama Januari hingga Desember 2024. Sampel sebanyak 50 responden terdiri atas 25 kelompok kasus (menikah pada usia ≤19 tahun) dan 25 kelompok kontrol (menikah pada usia ≤19 tahun). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, kuesioner dukungan keluarga, serta data usia saat menikah, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,0% responden pada kelompok kasus memiliki pengetahuan kurang dan 84,0% memperoleh dukungan keluarga yang kurang. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pernikahan dini (p=0,000) serta antara dukungan keluarga dengan perilaku pernikahan dini (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan dan semakin kuat dukungan keluarga, semakin rendah kecenderungan remaja putri melakukan pernikahan dini sehingga keduanya menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan pernikahan usia anak
Copyrights © 2026