Fokus utama kajian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas metode bermain berbasis Zone of Proximal Development (ZPD) terhadap perkembangan kompetensi sosial anak. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 15 subjek. Data menunjukkan peningkatan skor rata-rata yang signifikan dari 28,40 (pre-test) menjadi 46,27 (post-test). Melalui uji-t pada taraf signifikansi 0,05, terbukti bahwa intervensi ini secara positif meningkatkan kemampuan kerja sama, kepatuhan pada aturan, dan empati siswa. Hasil ini mengonfirmasi bahwa bimbingan guru (scaffolding) dalam kerangka ZPD berhasil mengoptimalkan potensi sosial anak, sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima.
Copyrights © 2026