Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Eco-Theology Islam yang mengintegrasikan ajaran agama Islam dengan kearifan budaya lokal dalam upaya pelestarian lingkungan di MAN Karo, Sumatera Utara. Pendekatan Eco-Theology Islam dipilih karena dapat memperkuat kesadaran ekologis siswa dengan menekankan tanggung jawab moral dan spiritual terhadap alam sebagai bagian dari ajaran agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 50 siswa MAN Karo, guru pendidikan agama, serta tokoh masyarakat setempat yang memiliki pengetahuan tentang kearifan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Eco-Theology Islam melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berhasil meningkatkan kesadaran ekologis siswa, yang tercermin dalam peningkatan pemahaman mereka tentang konsep khalifah dan pengurangan penggunaan plastik. Selain itu, nilai-nilai budaya lokal, seperti tradisi penghormatan terhadap alam, juga memperkuat penerapan ajaran Islam dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Eco-Theology Islam dan budaya lokal dapat menciptakan generasi muda yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Program ini dapat menjadi model bagi penerapan pendidikan berbasis nilai agama dan budaya dalam pelestarian lingkungan.
Copyrights © 2026