Desa Arjasa di Kabupaten Jember memiliki potensi pertanian padi dan tebu yang melimpah, namun menghadapi kendala serius dalam pengolahan limbah sekam padi dan ampas tebu yang dapat memicu pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali mitra Karang Taruna Desa Arjasa dengan keterampilan kewirausahaan melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) berupa alat pencetak mekanis dan mesin tray dryer untuk mengolah limbah tersebut menjadi briket biomassa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi dan penyuluhan mengenai potensi energi terbarukan, dilanjutkan dengan pelatihan praktis (hands-on) pembuatan briket, serta pendampingan dan evaluasi produk. Proses pembautan briket dilakukan melalui pengeringan bahan baku, karbonisasi pirolisis, penghalusan, pencetakan mekanis, dan pengeringan akhir. Hasil utama menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis yang signifikan pada pemuda desa dalam mengoperasikan perangkat TTG secara mandiri. Formulasi optimal briket berhasil diperoleh pada rasio arang ampas tebu 80% dan sekam padi 5% menggunakan perekat tapioka 15%. Pengenalan teknologi ini tidak hanya berhasil menyulap limbah pertanian menjadi produk energi alternatif yang ramah lingkungan, tetapi juga berhasil melahirkan kemandirian lokal serta membuka peluang usaha baru yang prospektif bagi perekonomian desa.
Copyrights © 2026