Peningkatan tuntutan administrasi dalam sistem pendidikan telah mengubah lanskap profesionalisme guru dengan memperluas beban kerja di luar aktivitas pedagogis. Kondisi ini berpotensi memunculkan paperwork alienation, yaitu pengalaman keterasingan akibat dominasi pekerjaan administratif yang mengurangi ruang guru untuk menjalankan peran profesionalnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara identitas profesional guru Bahasa Indonesia dan paperwork alienation, serta menjelaskan mekanisme yang melatarbelakangi hubungan tersebut melalui pendekatan mixed methods. Penelitian menggunakan desain convergent parallel dengan melibatkan 72 guru Bahasa Indonesia dari berbagai wilayah di Indonesia yang dipilih secara purposive. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang mengukur motivasi menjadi guru, minat terhadap Bahasa Indonesia, identitas profesional, dan paperwork alienation, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji reliabilitas, analisis korelasi, dan Analisis Faktor Eksploratori (Exploratory Factor Analysis/EFA). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tetap memiliki motivasi dan identitas profesional yang relatif baik meskipun mengalami tingkat paperwork alienation yang cukup tinggi. Hubungan statistik antara identitas profesional dan paperwork alienation cenderung lemah, tetapi temuan kualitatif mengungkap bahwa tekanan administratif mendorong terjadinya negosiasi identitas profesional melalui berkurangnya ruang refleksi pedagogis, dominasi pekerjaan administratif, serta berkembangnya berbagai strategi adaptasi. Penelitian ini menegaskan bahwa paperwork alienation tidak secara langsung mengikis identitas profesional guru, melainkan membentuk ulang cara guru memaknai dan menjalankan profesinya di tengah tuntutan birokrasi pendidikan. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual terhadap kajian identitas profesional guru sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan administrasi pendidikan yang lebih berorientasi pada praktik pedagogis.
Copyrights © 2026