Pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik di madrasah. Namun, rendahnya motivasi dan hasil belajar masih menjadi masalah akibat penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan motivasi dan hasil belajar antara kelas yang menggunakan pendekatan Deep Learning dan kelas dengan pembelajaran konvensional di MTs DDI Majene. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan kelas kontrol dan eksperimen. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi yang dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Deep Learning meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, pemahaman konsep, serta hasil belajar peserta didik secara lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Pendekatan ini efektif meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak.
Copyrights © 2026