Siswa sekolah dasar di wilayah pesisir Kabupaten Maluku Barat Daya menghadapi risiko tinggi bencana gempa bumi dan tsunami, namun pemahaman mitigasi bencana di kalangan siswa masih sangat rendah. SD Kristen Nyama yang berlokasi di Desa Syota, Kecamatan Moa, merupakan sekolah di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang belum memiliki media simulasi bencana berbasis konteks kemaritiman lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi maritim dan kesiapsiagaan bencana siswa kelas 4-6 melalui implementasi game board simulasi gempa-tsunami dan infografis mitigasi bencana maritim. Metode pelaksanaan mencakup lima tahapan: sosialisasi dan pre-test, pelatihan guru dan siswa, penerapan simulasi langsung, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan. Kegiatan melibatkan 48 siswa sebagai subjek evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan yang substansial: rata-rata skor siswa meningkat dari 50,62 (pre-test) menjadi 77,50 (post-test) dengan N-Gain sebesar 0,52 (kategori sedang). Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 10,4% menjadi 93,8%. Seluruh siswa berhasil mempraktikkan teknik Duck-Cover-Hold dan prosedur evakuasi terkoordinasi menuju titik kumpul aman. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana berbasis literasi maritim di sekolah dasar pesisir wilayah 3T.
Copyrights © 2026